Searching

Belum menemukan yang Anda cari, mungkin kata kunci Anda kurang tepat atau masih salah. Coba masukkan lagi kata kunci Anda yang baru pada fasilitas searching di Blog ini untuk lebih lengkap, search in database this blog :

Perhatian

Untuk tampilan gambar yang lebih jelas, Anda dapat klik langsung pada gambar yang ada. Selamat menjelajah !
More Read :

Monday, May 28, 2007

PENGUKURAN TAHANAN DALAM, TAHANAN SHUNT DAN LOADING EFEK PADA AMPERE METER.

2.1. TUJUAN PERCOBAAN

Mengetahui tentang pengaruh tahanan dalam Amperemeter, pemakaian tahanan shunt dalam rangkaian dan pengaruh loading efek Amperemeter terhadap rangkaian.

2.2. TEORI

Alat kumparan bergerak pada dasarnya adalah merupakan galvanometer arus rendah yang mempunyai beda tegangan yang rendah antar terminal-terminalnya pada pada penyimpangan skala penuh(fsd).Untuk membuat alat ini mampu mengukur arus yang besar, alat ini harus dirangkaikan dengan resistansi rendah supaya banyak arus dapat melaluinya.

2.3. ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN

  • Panel Percobaan
  • Resistor
  • Power Suply
  • Kabel Penghubung

2.4. PROSEDUR PERCOBAAN

2.4.1. Pengukuran Tahanan Dalam Amperemeter.

Gambar 2.1 Pengukuran Tahanan

a. Menyiapkan rangkaian seperti pada gambar no. 2.1.

b. Mengatur power supply pada tegangan yang ditentukan asisten dan setelah disetujui oleh asisten, hubungkan pada rangkaian.

c. Menempatkan skala Amperemeter pada 2,5 mA dan menghubungkannya pada tempat yang telah disediakan.

d. Menghubungkan R2 yang paralel dengan Amperemeter.

e. Mengatur R2 sehingga penunjukan Amperemeter ditengah-tengah dari skala maksimumnya (1,25 mA).

f. Melepaskan R2 dari rangkaian dan mengukur nilai tahanannya serta, memasukan hasilnya pada tabel yang telah ada.

g. Mengulangi kembali prosedur diatas (2-6) dengan tegangan suplay yang berbeda.

Harga tahanan dari R2 yang didapat sama seperti harga tahanan dalam dari Amperemeter.

2.4.2. Menentukan Tahanan Shunt/Memperbesar Range Amperemeter.


Gambar 2.2 Menentukan Tahanan Shunt/Memperbesar Range Amperemeter

a. Menyiapkan rangkaian seperti pada gambar 2.2.

b. Memasang Amperemeter pada skala 25 mA dan menempatkan pada posisinya.

c. Mengatur power supply pada posisi minimum (0 volt) dan menghubungkan pada rangkaian, setelah disetujui oleh asisten.

d. Mengatur power suplay sehingga penunjukan Amperemeter sebesar 12 mA.

e. Mengukur besarnya tegangan power suplay.

f. Memasang Vr paralel dengan Amperemeter dan mengukur Vr sehingga penunjukan Amperemeter ½ dari penunjukan sebelumnya.

g. Melepaskan Vr dari posisinya dan mengukur Vr berapa Ohm.

h. Dengan posisi Vr yang tetap seperti yang terukur pada langkah 7 diatas, menghubungkan kembali Vr paralel dengan Amperemeter.

i. Mengatur power supply sehingga penunjukan Amperemeter sekarang dan mengukur pula tegangan power supply serta memasukan hasilnya pada tabel yang telah ada.

j. Melepaskan Vr dari posisinya dan membaca penunjukan Amperemeter sekarang dan mengukur pula tegangan power supply serta memasukan hasilnya pada tabel yang telah ada.

k. Melakukan kembali prosedur seperti pada langkah (8-10) dengan arus yang diminta 1,0 mA.

2.4.3. Loading Efek Pada Amperemeter.


Gambar 2.3 Loading Efek Pada Amperemeter

a. Menyiapkan rangkaian seperti pada gambar 2.3.

b. Menyiapkan 2 buah Amperemeter (yang satu standart, yang satu yang ditera).

c. Mengatur power suplay pada 5 volt dan setelah disetujui oleh asisten hubungkan pada rangkaian.

d. Memasang Amperemeter yang standart terlebih dahulu dan membaca penunjukannya serta memasukan hasilnya pada tabel.

e. Melakukan kembali prosedur diatas (1-3) dengan tegangan suplay yang berbeda.

2.5. TUGAS PERTANYAAN

soal

  1. Apa pengaruh adanya tahanan dalam Amperemeter terhadap rangkaian pada percobaan anda.
  2. Suatu Amperemeter memberikan fsd untuk arus 8 mA dan mempunyai resistansi sebesar 10 Ohm. Hitunglah resistansi dari resistor shunt yang memungkinkan meter dipergunakan untuk memberi fsd 0,5 A !Gambarkan rangkaiannya !
  3. Analisa apa yang terjadi sebelum dan sesudah Amperemeter kedua dipasang ! jelaskan !

Jawaban

  1. Agar ampermeter dapat menunjukan harga skala maksimum,mencegah masuknya arus besar yang dapat merusak komponen alat ukur.
  2. ……………..
  3. Terdapat perbedaan nilai ,karena terjadi efek loading(pembebanan),dimana sebelum dipasang amperemeter kedua tidak dapat mengukur arus yang melebihi range,namun setelah amperemeter kedua dipasang dapat diukur arus yang melebihi range.

2 comments:

Bangun said...

Thx bnag dengan ini saya dapat menyelesaikan tugasku dengan mudah dan cepat.
sekali lagi thx banget loohhh...

Fei said...

please insert number 2 sir, thanks..

Disclaimer


Blog ini tidak bertanggung jawab atas kesalahan atas program yang Anda download ataupun sesuatu hal yang berhubungan dengan materi-materi yang ada. Terima kasih atas saran dan kritik yang membangun. Non profit blog. Untuk lebih lanjut hub Webmaster di : agencs@yahoo.com


"All Links In This Blog Is Temporary Link"

NO SPAM AND VIOLATED CONTENT

Generated®


Banner IP Browser

Lihat gambar di bawah ini, ingin punya yang seperti ini juga. Anda bisa pasang banner ini di blog Anda atau posting Anda. Bisa deteksi IP Adress, Browser.

Tulis code ini di footer blog kamu atau posting kamu. Copy (CTRL+C) Paste (CTRL+V) at this script.
Coba Deh, Kuueereeen lho ....
 


Creative Commons License
Powered by Blogger | Created and Maintained by Generated
Blogger Beta Template by GeckoandFly and Blogcrowds | Design by Andreas Viklund
This workis licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 2.5 Malaysia License.
Best viewed in Firefox 1.5+ at 1024x768 or higher resolution
Copyright 2007 Content by BIZON network
Hosting Reseller Reviews cydots.com - Free Domains!