Buku Tamu

You're quest at : elkablog.co.nr

Dan Anda Pengunjung Ke : website stats

This Blog Can Be Accessed To At "elektronika.net.ms"

Searching

Belum menemukan yang Anda cari, mungkin kata kunci Anda kurang tepat atau masih salah. Coba masukkan lagi kata kunci Anda yang baru pada fasilitas searching di Blog ini untuk lebih lengkap, search in database this blog :

Perhatian

Untuk tampilan gambar yang lebih jelas, Anda dapat klik langsung pada gambar yang ada. Selamat menjelajah !
More Read :

Get Chitika Premium

Saturday, July 28, 2007

Download Ebook "Electronics for Dummies"


Book Description:

Want to hook up your home theater system?

Want to fix it so your garage band rocks the neighborhood?

Want to solder the faulty wire on your old phonograph so you can play those 60s albums youve kept all this time?

Whether you’re a do-it-yourselfer , hobbyist, or student , this book will turn you on to real-world electronics. It quickly covers the essentials, and then focuses on the how-to instead of theory. It covers:

* Fundamental concepts such as circuits, schematics, voltage, safety, and more
* Tools of the trade, including multimeters, oscilloscopes, logic probes, and more
* Common electronic components (e.g. resistors, capacitors, transistors)
* Making circuits using breadboards and printed circuit boards
* Microcontrollers (implementation and programming)

Author Gordon McComb has more than a million copies of his books in print, including his bestselling Robot Builders Bonanza and VCRs and Camcorders For Dummies. He really connects with readers! With lots of photos and step-by-step explanations, this book will have you connecting electronic components in no time! In fact, it includes fun ideas for great projects you can build in 30 minutes or less. Youll be amazed! Then you can tackle cool robot projects that will amaze your friends! (The book gives you lots to choose from.)

Students will find this a great reference and supplement to the typical dry, dull textbook. So whether you just want to bone up on electronics or want to get things hooked up, souped up, or fixed up, whether youre interested in fixing old electronic equipment, understanding guitar fuzz amps, or tinkering with robots, Electronics For Dummies is your quick connection to the stuff you need to know.



Password: http://www.thesaltinez.com




40 Application For Symbian 3rd Edition






Here is a list of app included:

1.Adobe PDF 1.1.5 (read PDF)
2.IM+ 5.50.0 (messenger for Hotmail, Yahoo, ICQ, Gmail, etc)
3.AgileMessenger 3.76.0 (messenger for Hotmail, Yahoo, ICQ, Gmail, etc)
4.Wireless IRC 2.0.686 (irc client)
5.Alarm Manager 1.4.1(set multiple alarm)
...

6.Best BlackList 1.0.0 (black list unwanted calls)
7.FExplorer 1.16.0 Beta (symbian file explorer)
8.FGet 0.70.0 (download manager with resume support)
9.Flash Player 2.0.1 (play Flash files)
10.Handy Expense 2.2.0 (keep track of daily expenses)
11.Internet Time 1.4.0 (synchronize clock with internet time)
12.Mobipocket Reader Pro 5.1.532 (read eBooks)
13.MSDict - Oxford Concise English Dictionary 2.40.0 (dictionary)
14.My Assistant 1.2.726 (dictaphone & auto keylock)
15.NiceCalc 1.0.1 (scientific calculator)
16.Quickoffice 2.3.6.0 (read/write Word, Excel & Powerpoint)
17.OfficeSuite 2.10.0 (read/write Word and Excel)
18.Opera 8.60.0 (internet browser)
19.PanoMan 1.19.0 (taking panoramas images)
20.Papyrus 1.108.0 (advance calendar & todo)
21.PhotoRite SP 5.30.0 Beta (advance camera with frames, mirror effect, etc)
22.PowerMP3 1.1.0 (music player with equalizer)
23.PhonePoint 2.0.0 (powerpoint remote control over bluetooth)
24.ProfiMail 2.40.0 (advance email client)
25.PuTTY 1.4 Beta 1 (SSH client)
26.Resco News 1.13.0 (RSS reader)
27.SmartMovie 3.21.0 (DIVX & XVID player & Converter)
28.Best ScreenSnap 1.1.0 (screenshot)
29.Torch 1.10.0 (torch light)
30.VirtualRadio 1.0.4 (online radio streaming)
31.Mobiola WebCam 1.4.0 (enable n70 to be a web camera for windows)
32.WinRAR 2.50.10 (compress/uncompress zip and rar)
33.WmaOGG Plugins 1.1.0 (plugin to enable wma and ogg support)
34.WorldMate 2.60.40 (world clock, weather forecast, currency rate, etc)
35.Zi Predictive ** Suite 1.4.0 (auto complete ** while typing)
37.123'sMMCfonts 1.19.0 (enable reading of chinese fonts)
38.ChessGenius 1.40.0 (english chess)
39.Experimental Chinese Chess 1.1.1 (chinese chess)
40.Anti-Mosquito 2.1.0 (anti mosquito program)

For:

Nokia N80, Nokia N91, Nokia N92, Nokia 3250,
Nokia N71, Nokia N73, Nokia N93,
Nokia N93 Golf, Nokia E60, Nokia E61,
Nokia E70, Nokia E50, Nokia 5500 sport




Download From Rapidshare

Download From Deposit




Friday, July 27, 2007

EA Fifa 2007 Java 176x208 Fixed S60 J2me



Carry the hopes and fears of millions of supporters in your hands with FIFA 07 football on your mobile. Turn defenders and drive the ball into the net with clean and download at your phone.




New and improved FIFA 07 offers players a touch of real atmosphere in football stadiums with fans chanting the players names and club songs. The bitter defeat on your home turf and the joy of victory away has never felt this realistic. In FIFA 07 you can play several leagues including F.A. Premier League, Bundesliga, French League and more. The realism is improved with the game schedule similar to the real one, you play when the actual clubs play, and the player wages and values are even closer if not exact to what they really are



Compatible Devices J2me :

LG U8110 U8120 U8130 U8138 U8150 U8290 U8330 U8360 U8380 U880
Motorola E398 E550 E770v MPx200 MPx220 RAZR V3 ROKR E1 V360 V360v V500 V525 V545 V547 V550 V600 V620 V635 V80 V975 V980 V300
Panasonic X700

Samsung D410 D415 D500 E530 E720 E760 Z130 Z140 Z500 ZM60
Siemens SX1
Sony Ericsson K600i K608i K700i K750i V600i V800 W550i W600 W800i W810i Z1010 Z800i D750i
Nokia 3230 3250 3660 6260 6600 6630 6670 6680 6681 7610 7650 N70 N91


I've Found This Link ;p







Wednesday, July 25, 2007

MMC Unlock Driver And MMC Programmer


Ini ada program untuk unlock MMC, saya belum coba sih. Coba kamu-kamu semua ceck dulu. Aq tambahan bonus lagi, daripada terbuang percuma ;p

MMC unlock drivers and exe.rar

MMC_Programmer.rar

MMCprog.rar


Bonus-Bonus Yang Bisa Kamu Download:

HowToCrack-NokiaGames




How to Hack Apps



Enjoy, It's Free For You




About Breadboard

Breadboard menurut saya adalah PCB sementara yang dapat kita gunakan untuk eksperimen suatu design rangkaian elektronika. Biasanya bahan pembuatan breadboard terbuat dari plastik. Dari breadboard, kita dapt menganalisa komponen apa yang salah dan apa yang harus diperbaiki dalam rangkaian eksperimen kita. Setelah semua sesuai dengan design dan keinginan kita, maka design yang sudah ada dalam breadboard dapat kita pindahkan ke dalam PCB secara permanen dengan terlebih dahulu kita layout melalui software.

Untuk memulai suatu merancang suatu rangkaian yang baik. Saya sangat sarankan, kamu mencoba terlebih dahulu di breadboard. Tapi jangan sampai terbalik antara suplly (+) dan groundnya, karena kalau tidak komponen kamu bisa korsleting semua. Untuk itu lihat dahulu bagan penyusunan breadboard secara benar, agar kamu tidak meletakkan komponen elektronikanya dengan salah.




Gmbr. Tata Letak Susunan Breadboard

Jadi breadboard yang paling tepi baik yang atas maupun yang bawah, semuanya akan terhubung secara horisontal. Sedangkan breadboard yang paling tengah, semuanya terhubung secara vertikal.

Secara diagram pin yang lebih lengkap bisa dilihat di bawah:


Gmbr. Pin Diagram Breadboard


Untuk Contoh pemasangan komponen pada breadboard, coba lihat video di bawah:





Tuesday, July 24, 2007

PDF Reader For S60


The Adobe Reader application from Adobe site direct links:

It seems that Nokia 6680 and N70 version works on Nokia 6630 and N72 device and some others but not on N90.
The Adobe PDF Reader application from Nokia site direct links:
And there is common Nokia E-Series Adobe PDF Reader E-Series Symbian Adobe Reader

Tips Membeli Komponen Elektronika


Mungkin dalam membeli komponen adalah hal yang selalu kita lakukan sebelum kita mengerjakan rangkaian elektronika yang kita rancang menjadi sebuah alat. Ada beberapa tips buat kamu-kamu yang mau beli komponen.

  1. Pertama-tama kita harus sudah mempunyai susunan rangkaian elektronika yang akan kita buat, lebih baik lagi kalau kita sudah mempunyai hasil layoutan-nya.

Tapi itu tergantung juga bagaimana cara kita melayout, ada yang melayout secara manual dengan melihat bentuk kaki dan ukuran komponen. Ada pula yang melayout komponen dengan software, jadi lebih praktis. Ukuran dan susunan kaki komponen sudah terprogram dalam software, tinggal print aja.

  1. Listing komponen yang akan kita beli. Berapa jumlah dan ukuran nilai komponen tersebut. Prioritaskan komponen-komponen yang vital. Catat listing komponen tersebut agar lebih memudahkan dalam menge-ceknya kembali.
  2. Apabila ada bagian tambahan seperti chasing alat atau hal lain selain komponen elektronika. Belilah saat terakhir, dimana semua komponen telah dibeli.
  3. Apabila itu adalah pekerjaan kelompok. Lebih baik apabila kita membeli komponen secara kolektif/urunan. Jadi biaya pembelian bisa lebih murah, karena pasti ada diskon dari penjual. Kalau tidak ada, kita minta dunk, khan beli banyak ;p
  4. Pada saat membeli komponen, usahakan kita membeli komponen di toko langganan kita. Atau paling tidak kita survei dulu harga komponen-komponen yang akan kita beli (tidak semuanya kita survei, yang penting aja).

Ex: Saya pernah membeli multitune per biji harganya Rp. 6000,00 tapi setelah jalan-jalan dan iseng2 tanya ke toko sebelah kok beda jauh ya. Di situ dijual Rp.4000,00. Jangan lupa minta tanda pembelian / bon / kwitansi.

  1. Belilah komponen di toko yang spesifik menjual komponen elektronika yang kamu maksudkan. Ada beberapa toko elektronika yang hanya menjual komponen-komponen tertentu saja. Misalnya: toko trafo, toko kabel, toko mikrokontroller dan lcd matrix, dll.. Biasanya di toko seperti ini harga yang ditawarkan lebih murah dan terjamin.
  2. Tanyalah pada penjual bagiamana kualitas komponen yang kamu beli. Karena biasanya komponen yang dijual di pasaran adalah kualitas no 5 ke bawah. Sebab komponen yang bagus kebanyakan adalah hasil import dan lain merk dan kualitas lain juga harga yang ditawarkan, walaupun itu hanya komponen sederhana seperti resistor, transistor maupun trafo. Komponen elektronika import biasanya dari jepang, amerika, korea, malaysia, dll.
  3. Apabila ada komponen elektronika yang tidak kita temui saat berbelanja. Tanyalah persamaan komponen tersebut pada penjual atau cari melalui kamus persamaan komponen atau juga bisa melihat datasheet komponen yang bersangkutan. Kalau masih belum ada juga, pindah ke toko yang lain lagi … Kalau belum ketemu juga, wuihh … terpaksa kita ganti komponen itu dengan dengan komponen yang lainnya tanpa merubah susunan dan prinsip kerja alat.
  4. Jangan lupa terakhir adalah membeli PCB dengan ferichlorit untuk tempat komponen kamu berdiri.
  5. Timah solder ma pastanya jangan lupa euy …
  6. Kalau semua sudah beres, kumpulkan kwitansi dari pembelian untuk mengkalkulasi pembelian kita dalam pembuatan sebuah rangkaian elektronika ini, jadi biar nggak boros-boros amat ;p

Semoga Bermanfaat.







Monday, July 23, 2007

Metal Slug Mobile 3





Ball Game For Download

For N73,N91,N93,E60,N80, 6600,7610,6630


Rafa Nadal Tennis




Golf Pro2





Magnetic Joe





Bomberman Deluxe





UEFA Champhions League 2007






Wimbledon 2006






Zuma Mobile






Football Party





80's Ball






Pro Golf 2007






Beach Pingpong






Bubble Bobble




3D Superball






AMF Extreme Bowling 3D







3D Pool Urban Hustle







Arcade Golf

For N73,N91,N93,E60,N80, 6600,7610,6630






Download 784 Java Based Cellphone Games

Includes games like Crash Bandicoot, SIMS 2, a NES Emulator, GameBoy Emulator, Atari, Splinter Cell 1 and 2. For More, ceck out the list.


Here is a list of games included:

Code:


28/05/2007 04:15 PM 2005RealFootball - FoneWorld
28/05/2007 04:15 PM 3D Pool - FoneWorld
28/05/2007 04:15 PM 8 adult games
28/05/2007 04:14 PM amies
02/04/2007 10:03 AM 85,400 Atari_Legends_Vol1.jar
02/04/2007 10:03 AM 80,767 Atari_Legends_Vol2.jar
02/04/2007 10:04 AM 102,956 Atari_Legends_Vol3.jar
26/02/2007 09:08 PM 24,389 biorhythm.jar
28/05/2007 04:14 PM Blade Trinity - FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM Block Breaker Deluxe - FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM Bomber Man - FoneWorld
26/02/2007 04:39 AM 174,878 BOMBERMAN3D-6630-6680.jar
28/05/2007 04:14 PM Call Of Duty 2
28/05/2007 04:14 PM Crash Bandicoot Nitro Kart
28/05/2007 04:14 PM Crash TwinSanity
28/05/2007 04:14 PM Crash TwinSanity - FoneWorld
16/05/2007 09:50 PM 119,594 Crash Twinsanity 2D.jar
31/07/2007 05:59 PM 353,662 Crash Twinsanity 3D.jar
28/05/2007 04:14 PM crash_twinsanity_3d
10/02/2007 05:13 AM Emulator Nesa(2)
28/05/2007 04:14 PM Finding Nemo - FoneWorld
06/03/2007 03:48 PM 34,523 fourinrow-multiplayer.jar
28/05/2007 04:14 PM Frogger - FoneWorld
11/03/2007 03:42 AM 21,909 funtetris.jar
10/02/2007 07:12 PM Gabor.Fetter.10.Ball.MicroPool.v3.30.S60.
SymbianOS.Cracked-EViLPDA
26/03/2007 09:46 AM GameBoy(2)
28/03/2007 11:53 PM Games(2)
11/03/2007 03:47 AM 63,357 GirlGamble.jar
28/05/2007 04:14 PM Go1F - FoneWorld
02/04/2007 09:58 AM 297,904 GoSuperModel.jar
28/05/2007 04:14 PM IceAge2
02/04/2007 10:03 AM 351,509 IndiaGames Brick Breaker 3D.jar
28/05/2007 04:14 PM JamTris
28/05/2007 04:14 PM JamTris - FoneWorld
26/02/2007 11:38 PM Java Games Collection P03
26/02/2007 09:09 PM 52,712 JWaquarium.jar
11/03/2007 03:49 AM 137,267 LordoftheRings-TwoTowers.jar
11/03/2007 03:49 AM 137,267 LOTR.jar
11/03/2007 03:49 AM 61,356 lotr_trivia.jar
26/02/2007 09:06 PM 46,419 M-SuDoKu.jar
28/05/2007 04:14 PM Mafia Wars - FoneWorld
11/03/2007 03:55 AM 47,376 MarioMp2.jar
06/03/2007 03:38 PM 20,404 MDoom.jar
28/05/2007 04:14 PM Megaman - FoneWorld
11/03/2007 03:50 AM 34,610 Metris.jar
11/03/2007 03:50 AM 107,085 MicroMachines.jar
28/05/2007 04:14 PM Might and Magic - FoneWorld
02/04/2007 10:02 AM 142,728 NAIL_3D_Combat.jar
28/05/2007 04:14 PM P-Man 2
28/05/2007 04:14 PM P-Man 2 - FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM PacMan Multi-Map
28/05/2007 04:14 PM PacMan Multi-Map - FoneWorld
02/04/2007 09:58 AM 189,005 Platinum Sudoku.jar
11/03/2007 03:52 AM 32,970 PlayMate.jar
11/03/2007 03:52 AM 21,171 playmate2.jar
06/03/2007 03:42 PM 8,512 pong.jar
28/05/2007 04:14 PM Prince of Persia Sands of Time - FoneWorl
d
28/05/2007 04:14 PM Prince of Persia Warrior Within - FoneWor
ld
28/05/2007 04:14 PM PubFight
28/05/2007 04:14 PM Puzzle Bobble - FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM Q-Bert - FoneWorld
11/03/2007 03:52 AM 64,907 rayman3.jar
11/03/2007 03:48 AM 71,933 ROTK-1[1].05.jar
28/05/2007 04:14 PM Sex Mahjong
28/05/2007 04:14 PM Sex Mahjong- ADULT - FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM Sex Paint
28/05/2007 04:14 PM Sex Paint-ADULT - FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM Sexory ADULT- FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM Sexory ADULT- H0CKEY'S LG-535Stash
28/05/2007 04:14 PM Sexy Poker 2004
28/05/2007 04:14 PM Sexy Poker 2004 - FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM SexyTwister
28/05/2007 04:14 PM SexyTwister - FoneWorld
11/03/2007 03:53 AM 35,419 Snake2.jar
28/05/2007 04:14 PM snatch action
28/05/2007 04:14 PM splinter cell 2
28/05/2007 04:14 PM Spyro - Ripto Quest - FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM Spyro Ripto Quest
11/03/2007 03:54 AM 64,305 stalknshoot.jar
28/05/2007 04:14 PM Super Mario Bros
28/05/2007 04:14 PM Super Mario Bros - FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM SuperBomberMan - FoneWorld
29/08/2007 07:52 PM 179,612 SuperBomberman.jar
08/08/2007 04:06 PM 366 TetraBall-1.0.jad
31/07/2007 01:40 AM 56,648 TetraBall-1.0.jar
11/03/2007 03:55 AM 139,598 tetris.jar
11/03/2007 03:55 AM 121,783 Tetris2_.jar
11/03/2007 03:56 AM 67,312 Tetrisbl.jar
09/12/2007 11:17 AM 258,730 The Sims 2 English Version Cracked Tito.jar
28/05/2007 04:14 PM Tiger Woods PGA Tour 2005 - FoneWorld
28/05/2007 04:14 PM TigerWoodsGolf - FoneWorld
26/02/2007 06:32 PM 18,731 tobitrislq.jar
28/05/2007 04:14 PM Tom & Jerry - FoneWorld
11/03/2007 03:56 AM 93,323 Tomb Raider Elixir of Life.jar
11/03/2007 03:57 AM 71,559 Tomb Raider.jar
11/03/2007 03:57 AM 96,013 TombRaide1osiriscodex.jar
11/03/2007 03:57 AM 99,751 TombRaider2.jar
11/03/2007 03:57 AM 141,797 TombRaider2QuestforCinnabar.jar
28/05/2007 04:14 PM Tony Hawks Underground - FoneWorld
06/03/2007 03:41 PM 8,006 worm.jar
28/05/2007 04:14 PM Wrath of the ORCS
28/05/2007 04:14 PM xXx 2 - The Next Level - FoneWorld
26/02/2007 06:41 PM 12,685 YetAnotherTetris_252.jar

Download Here (All 84Mb)



Thursday, July 19, 2007

About Operational Amplifier

Menurut Eyang Wikipedia, Operational Amplifier atau yang biasa disebut op-amp merupakan suatu komponen elektronika berupa integrated circuit (IC) yang terdiri atas bagian differensial amplifier, common emiter amplifier dan bagian push-pull amplifier. Bagian output Op-amp ini biasanya dikendalikan dengan umpan balik negatif (negative feedback) karena nilai gain-nya yang tinggi.

Keuntungan dari penggunaan Op Amp adalah karena komponen ini memiliki penguatan (A) yang sangat besar, Impedansi input yang besar, (Zin >>) dan Impedansi Output yang kecil (Zout <<). Selain dari itu, kemampuan interval frekuensi dari komponen ini sangat lebar.

Penggunaan dari Op-amp meliputi: amplifier atau penguat biasa (non-Inverting Amplifier), Inverting Amplifier, komputer analog (operasi jumlah, kurang, integrasi, dan diferensiasi), dll. Jenis Op-amp yang popular dipakai adalah chip μA741 yang dibuat oleh pabrik semikonduktor Fairchild. (Wikipedia Indonesia)

Dalam prakteknya, pengunaan operational amplifier atau op amp sangat dibutuhkan dalam beberapa rangkaian. Dalam rangkaian elektronika, operational amplifier bisa berfungsi sebagai umpan balik, penguat, penjumlah, pengurang, pengali, penyangga, dst …. sesuai dengan aplikasi yang anda buat. Lebih singkatnya ada beberapa rangkaian dasar operational amplifier yang secara internasional menjadi dasar untuk pembuatan sebuah rangkaian elektronika. Untuk itu diperlukan pemikiran dan design yang lebih lanjut untuk menuangkannya ke dalam layout PCB untuk dijadikan sebuah rangkaian.

Saya menemui beberapa jenis ic operational amplifier yang biasanya digunakan, tetapi yang paling umum dan populer digunakan adalah op amp 741. Tetapi sebenarnya banyak jenis operational amplifier yang beredar di pasaran dengan jenis ic yang sama tetapi mengusung nama pabrik pembuatnya sendiri-sendiri. Kamu bisa cari tentang datasheet ic operational amplifier di alldatasheet atau ic2ic, ini juga untuk melengkapi tentang listing search engine tentang datasheet yang sudah saya posting waktu yang lalu. Klik aja banner di bawah untuk langsung ke search enginenya.







atau

atau




atau




LM 741 atau UA 741 atau 741 op amp, dst …. adalah salah satu dari berbagai jenis ic operational amplifier yang sering digunakan saat ini. Untuk data lengkapnya kamu bisa cari sendiri ;p. Tetapi setahu saya ada istilah dual, quad dst dalam operational amplifier, yang dimaksudkan adalah dalam satu komponen ic bisa terdiri dari lebih satu operational amplifier dengan supply tegangan yang sama. Nah, jadi kalau dalam rangkaian Anda ada lebih dari op amp yang digunakan, kenapa boros-boros menggunakkan sebuah ic dengan sebuah op amp. Kenapa tidak menggunakkan ic op amp yang lebih efisien guna memperhitungkan cost dan efisien dalam design layout.


Gambar Fisik Komponen 741 Op Amp


Ic op amp yang terdiri lebih dari sebuah op amp, juga mudah kita dapatkan di pasaran. Jenis ic yang juga biasanya dipakai dalam rangkaian adalah :

a. Op Amp 741 tentunya


Jeroannya ic 741

b. Dual Operational Amplifier misalnya : LM 353


b. Quad Operational Amplifier misalnya : LM 324, LM 837 dan TL 084



Mungkin ada lagi jenis op amp yang lain ? Comment di artikel ini. Suarakan suara kamu.

Tuesday, July 17, 2007

Pengatur Intensitas Cahaya Pada Ruang Isolasi Penderita Tetanus Berbasis Mikrokontroller AT89S51





Pada saat pesawat di ON tegangan dari jala – jala PLN akan masuk ke rangkaian power supply dan rangkaian dimmer. Tegangan 220 V.AC akan masuk pada rangkaian tersebut. Dan LCD memunculkan tampilan-tampilan yang telah diatur program. Pada rangkaian dimer, lampu belum menyala.kita menyalakan lampu tersebut dengan menekan tombol ENTER,.Tegangan tersebut masuk pada rangkaian Analog to Digital Converter ( ADC ) 0804. Pada rangkaian ini tegangan dihasilkan oleh Light Dependent Resistor ( LDR ) digunakan sebagai tegangan input. Tegangan tersebut oleh rangkaian Analog to Digital Converter ( ADC ) 0804 dikonversikan menjadi data digital. Outputan dari ADC 0804 akan diolah pada IC Mikrokontroller intensitas cahaya tersebut akan ditampilkan ke LCD. LDR akan terus membaca intensitas cahaya, jika cahaya kurang dari batas bawah maka motor stepper akan memutar ke kanan dan bila cahaya lebih dari batas atas maka motor akan memutar ke kiri.


Materi Yang Dapat Didownload :

- Rangkaian (doc file)


Thermometer Dengan Output Suara Berbasis Mikrokontroller AT89S51


Cara kerja rangkaian keseluruhan adalah sebagai berikut :

Rangkaian ini dicatu oleh tegangan batteray 12 volt DC. Tegangan batteray ini dijadikan tegangan 5 volt DC juga oleh IC regulator LM7805. Tegangan batteray 12 Volt DC digunakan untuk mensupplay rangkain sensor suhu LM 35D, penguat non inverting dan rangkaian pada speaker. Sedangkan tegangan 5 volt digunakan untuk mensupplay rangkaian ADC 0804, mikrokontroller AT89S51 dan rangkaian penghasil suara ISD 2590.

Pada saat tegangan batteray dihidupkan (ON), maka IC LM35D akan bekerja menyensor keadaan suhu disekitarnya (baik suhu tubuh maupun ruangan). Pada saat suhu 00C, output LM35D mengeluarkan tegangan 0 volt. Setiap kenaikan 10C, output sensor LM35D akan naik tegangan sebesar 10 mVolt. Keluaran LM35D yang mempunyai kenaikan tegangan 10mV untuk setiap derajat celcius tidak dapat langsung dihubungkan ke ADC tetapi tingkat kenaikan tegangan yang diukur tersebut harus dikuatkan dengan menggunakan rangkaian amplifier sehingga tingkat kenaikan tegangan berada di atas toleransi ketelitian.

Rangkaian penguat non-inverting dengan Ri 10K dan Rf multitone sebesar 100K digunakan untuk mengatur agar keluaran dari LM35D menjadi 5 kali lebih besar sehingga keluaran amplifier ini dapat menghasilkan kenaikan tegangan sebesar 50mV untuk setiap derajat celcius. Hal itu dinyatakan dalam bentuk rumus sebagai berikut :

A = 1 + (Rf/Ri)

A = 1 + (40 ohm/10 ohm)

A= 5x

Lm358 pada rangkaian amplifier ini ini menggunakan sumber tegangan sebesar 12 volt sehingga dioda zener 5.1 volt dan resistor 330W digunakan pada keluaran amplifier ini untuk menjaga agar batas maksimun tegangan hanya mencapai 5 volt saja dan melindungi modul ADC 0804 dari tegangan yang berlebih.

Tegangan analog dari penguat sensor non inverting ini kemudian akan masuk dan diolah oleh rangkaian ADC (Analog digital convertion). ADC yang digunakan adalah ADC0804 yang mempunyai resolusi 8 bit, serta mempunyai 20 pin.

Dalam rangkaian ini, port 2 sebagai penerima data dari ADC 0804 dan untuk mengatur pembacaan, konversi dan pengambilan data maka diperlukan sinyal pengendali yaitu CS (Chip Select) , RD, WR dan INTR.

Pada pertama kali supplay batteray dihidupkan lewat saklar power on/off maka bit WR secara otomatis mendapat logika high to low sehingga ADC 0804 secara otomatis akan melakukan konversi data tegangan analog dari sensor LM35D menjadi data digital. Bila konversi telah selesai maka bit INT akan mengeluarkan logika high to low. ADC 0804 dioperasikan secara free running dengan menghubungkan pin INT dan input WR. Agar ADC dapat aktif melakukan konversi maka bit CS harus diberi logika low begitu pula dengan bit RD harus mendapat logika low agar data ADC dapat dibaca.

Setelah itu data ADC 0804 menunggu perintah dari mirokontroller berupa deteksi tombol start pada bit p1.1. setelah bit ini berlogika nol maka data ADC akan masuk atau diterima oleh mikrokontroller AT89S51 melalui port 2.

Pendeteksian tombol pemilihan suhu tubuh atau ruangan (Selector) pada bit p1.2, yaitu bila bit p1.2 berlogika satu (set), maka mikrokrontroller akan bekerja pada alur pengukuran suhu tubuh dan bila bit selector ini berlogika nol (Not set), maka mikrokontroller akan bekerja pada alur pengukuran suhu ruangan.

Hasil tersebut disimpan di akumulator dimana data akumulator akan dibandingkan terhadap data suhu tubuh yang telah dibuat yaitu 300C - 420C untuk suhu tubuh serta suhu ruangan 00C – 1000C. dalam program ini juga dibuat untuk mendeteksi suhu dibawah 300C dan program untuk mendeteksi suhu tubuh diatas 420C .

Kemudian mikrokontroller AT89S51 akan mengirim address ke IC ISD 2590 lewat port 3 untuk mengeluarkan suara jika data di akumulator sama dengan data suhu tubuh dan ruangan yang telah dibuat.

Setelah mengeluarkan suara maka program diset untuk kembali menunggu penekanan pada saklar push button.


Materi Yang Dapat Didownload :

- Rangkaian Termometer Output Suara berbasis Mikro (doc file)






Hidrotheraphy Digital Berbasis Mikrokontroller AT89S51

Cara Kerja Rangkaian

Pesawat Hydrotheraphy adalah suatu alat kedokteran yang digunakan untuk terapi, dimana disamping kestabilan suhu maka lamanya waktu terapi juga harus diperhatikan agar waktu pengobatan tepat sesuai yang dikehendaki. Adapun cara kerja dari wiring Diagram Blok Kontrol Suhu dan Pengatur Kecepatan Motor sebagai berikut :

§ Apabila kita ingin melakukan penyetingan pada timer berapa lamanya waktu yang diinginkan maka kita langsung setting waktunya melalui IC 555 yang berfungsi sebagai setting waktu yang akan memberi inputan pada rangkaian Counter UP IC 74192.

§ Pada saat relay RY1 tidak bekerja dan memutuskan kontak relay Ry1 untuk pertama kalinya maka mengakibatkan relay pada relay Ry2 bekerja dan kontak pada relay Ry2 menghubungkan pada VCC. Dengan terhubungnya kontak pada Ry2 maka ICC 555 sebagai clock generator akan memberikan pulsa pada frekuensi 1 HZ ke rangkaian Counter Down akan memulai hitungan mundur dari setting timer.

§ Apabila waktu hitungan mundur sudah tercapai yaitu seven segmen ditampilkan angka 00:00 maka gerbang NOR dari IC 4078 outputanya menjadi + VCC sehingga gerbang AND berlogika 1 dan relay RY3 bekerja dan kontaktor pada relay RY3 akan membuka akibatnya tegangan VCC masuk ke ICC 555 tidak ada dan rangkaian counter down tidak mendapat suplay dari clock genereator sehingga rangkaian timer akan berhenti.

§ Pada saat relay RY2 bekerja maka kontaktor pada relay Ry2 akan terhubung dan rangkaian pengatur kecepatan motor akan bekerja. Kecepatan motor pada pesawat ditentukan oleh besar kecilnya resistor yang akan menentukan cepatnya tidaknya pengisian kapasitor.

§ Ketika timer habis maka Ry2 tidak bekerja, hal itu menyebabkan supply terputus sehingga motor tidak mendapat tegangan dan motor berhenti berputar pengadukan / putaran air akan berhenti dan proses pengobatan telah selesai.


Adapun cara kerja dari design control suhu sebagai berikut :

§ Apabila kita ingin melakukan penyetingan suhu yang diinginkan melalui VR pada penyetingan suhu yang dikendaki tadi dapat langsung dibaca pada display, berapa suhu yang diinginkan.

§ Pada saklar SPDT kita pindahkan ke rangkaian sensor suhu. Dari sensor sihi ini akan masuk ke pin 3 pada Ic Comparator. Karena tegangan pada sensor suhu lebih kecil dari tegangan acuan maka IC comparator outputannya + VCC, yang akan mengakibatkan transistor dari driver relay mendapat trigger sehingga relay Ry1 bekerja dan kontak relay Ry1 terhubung sehingga akan terjadi pemanasan pada heater.

§ Apabila suhu tercapai tegangan yang masuk pada pin 3 Ic Comparator lebih besar dari pin 2, maka outputannya sama dengan 0 volt, sehingga transistor dari relay driver tidak mendapat trigger dan relay 1 tidak bekerja sehingga kontak Ry1 memutuskan hubungan ke pemenasan.

§ Pada sensor LM 35 sangat sensitive pada perubahan suhu, dimana output akan memberikan tegangan 10 mv setiap pada kenaikan 1 ºC.

Ketika pada relay Ry1 tidak bekerja dan memutuskan kontak Ry1 untuk yang pertama kali akan mengaktifkan clock generator pada control waktu

Materi Yang Dapat Didownload :

- Rangkaian Kontrol waktu dan Pengatur Kecepatan Motor

- Rangkaian Kontrol Suhu dan Grounding



Tachometer Dengan Ultrasonik Berbasis Mikrokontroller AT89S51


CARA KERJA RANGKAIAN

Sensor ultrasonic yang digunakan pada sistem sensor mempunyai frekuensi sebesar 40 KHz, sehingga pemancar yang dibutuhkan adalah dengan frekuensi 40 KHz. Untuk menghasilkan frekuensi 40 KHz, maka digunakan IC C MOS 4049 sebagai pembangkit frekuensi. Besarnya frekuensi ditentukan oleh komponen kristal.

Frekuensi tersebut kemudian diperkuat oleh gerbang NOT dari IC 4049 untuk mendapatkan sinyal yang lebih kuat dengan melewatkan frekuensi tersebut ke beberapa gerbang dengan tujuan terjadi penguatan arus. Pulsa ultrasonic diperkuat oleh rangkaian inverter CMOS 4049, inverter 3F dipakai untuk membalik fasa sehingga tegangan di output 3C akan selalu berlawanan dengan tegangan di output gabungan 3D, dengan demikian amplitudo ultrasonic yang sampai di tranducer ultrasonic menjadi 2 kali lipat.

Saat gelombang ultrasonik dikirim oleh transmitter, receiver menerima gelombang ulotrasonik yang dipantulkan oleh benda dan jika receiver menerima gelombang ultrasonik, tranducer mengubah getaran ultrasonik menjadi sinyal sinus. Sinyal sinus yang diperoleh dikuatkan oleh rangkaian penguat operasional. Penguatan disini mempunyai fungsi utama sebagai penguat sinyal pertama yang diterima oleh receiver ultrasonik dan untuk menghentikan timer/counter dalam mikrokontroller.

Sinyal pantulan yang ditangkap oleh receiver kemudian diperkuat oleh rangkaian penguat Op-Amp. IC Op-Amp 1 melewatkan sinyal yang memiliki frekuensi 40 Khz. Frekunsi tersebut ditentukan oleh R dan C pada Op Amp 1. Kemudian IC 2 bertindak sebagai pendeteksi sinyal negatif. Jika tidak ada perpindahan maka pada output IC 2 berupa garis lurus. Jika terdapat perpindahan atau pada saat mendeteksi kecepatan maka terdapat sinyal yang memiliki frekuensi. Semua rangkaian amplifier pada modul ini menggunakan kapasitor penggandeng AC untuk menghindari masalah bias DC.

Kemudian sinyal tesebut dilewatkan ke OpAmp 3 yang berfungsi sebagai detektor jendela. Fungsi rangkaian ini adalah mendeteksi adanya pulsa yang negatif maupun yang positif. Ketika tidak ada perpindahan maka tegangan di Output IC 2 adalah ½ Vcc sehingga D3 dan D2 putus (tidak terhubung). Jika pin 8 low pada saat D3 terhubung yang menyebabkan output high. Jika sinyal turun D2 terhubung dan menyebabkan output juga high. Oleh karena itu dinamakan rangkaian detektor jendela karena dapat mendeteksi tegangan yang berubah diatas maupun dibawah range. Pulsa yang dihasilkan kemudian diumpankan ke F to V konverter.

Perputaran atau kecepatan suatu benda dideteksi oleh sensor ultrasonik yang menghasilkan bentuk pulsa yang mempunyai frekuensi sesuai dengan kecepatannya. Untuk mengubah besaran kecepatan/frekuensi agar dapat ditampilkan ke display maka membutuhkan rangkaian konverter F to V. Rangkaian diatas merupakan rangkaian dasar yang diaplikasikan untuk mengukur besarnya kecepatan.

Dari rangkaian F to V, data keluaran masih berupa data analog. Sebelum masuk ke Mikrokontroller AT89S51. Untuk dilakukan proses pembacaan nilai kecepatan terlebih dahulu masuk ke ADC untuk diubah datanya menjadi data digital, karena ADC berfungsi untuk mengubah data analog menjadi data digital.

Data bus pada ADC masuk ke Mikrokontroller AT89S51 port 1,sedangkan untuk LCD data busnya masuk ke port 2. port 0 pada IC mikrokontroller diberi R pack yang berfungsi untuk menghasilkan pull up tegangan. Outputan dari ADC masuk ke IC mikrokontroller AT89S51 untuk dibaca, kemudian diproses untuk mengeluarkan hasil pengukuran kecepatan/perputaran benda. yang hasilnya dapat langsung ditampilkan pada LCD 2 x 16.


Materi Yang Dapat Didownload :

- Rangkaian Tachometer dgn Ultrasonik (doc file)



Pesawat Fisioteraphy Osteoporosis dengan UV


Cara kerja rangkaian:

Tegangan dari PLN masuk ke rangkaian, di turunkan dan di searahkan menjadi +5 volt dan +12 volt, yang nantinya untuk menyuplai tegangan ke seluruh rangkaian. IC Mikrokontroler AT89S51 merupakan control unit dari seluruh rangkaian yang dapat diatur programnya sesuai dengan kebutuhan. Inputan dari rangkaian ini berasal dari tombol push button yang mengatur jalannya proses teraphy Osteoporosis. Selain itu juga berasal dari Real Time Clock ( RTC ) yang dapat mengatur lamanya proses therapy ( Setting Timer ) dan untuk menyimpan data Hourmeter , yang dapat disimpan dan dilihat kembali meskipun supplay tegangan pada IC ini telah dihentikan.

Jika Tombol setting ditekan, maka IC Mikrokontroler akan memberikan Instruksi kepada RTC untuk menyimpan data setting timer yang telah dilakukan. Kemudian itampilkan pada LCD. Ketig lampu UV ini dapat diatur berapa lama msing-masing lampu yang digunakan untuk therapy, sehingga datanya dapat disimpan pada hourmeter.

Tombol Start ditekan untuk menjalankan Proses Teraphy Osteoporosis menggunakan lampu UV. Pada saat ini terjadi Proses Counting down timer sehingga waktu settingan akan berjalan mundur. Pada saat itu output driver IC ULN 2003 yang menggerakkan relay untuk lampu UV akan menghasilkan logika Nol (0) sehingga relay bekerja dan lampu UV menyala. Seangkan output pada driver buzzer berlogika satu (1), sehingga buzzer tidak akan menyala.

Ketika proses teraphy telah selesai, maka output pada driver yang menggerakkan lampu UV akan menghasilkan logika satu (1) sehingga relay tidak bekerja dan lampu UV akan mati. Tetapi output pada driver yang akan menyalakan Buzzer menghasilkan logika nol (0) dan Buzzer akan berbunyi. Selama proses teraphy berlangsung sampai selesai dan menyimpannya di dalam Hourmeter dapat dilihat pada display LCD.

Apabila tabung lampu teleh memenuhi masa life timenya yaitu selama 200 jam, atau jika lampu UV tersebut telah putus, maka lampu UV harus diganti dengan yang baru. Pada saat setelah penggantian lampu UV, maka disertai dengan menekan tombol RHM ( Reset Hourmeter) yaitu untuk menghapus data waktu yang telah disimpan sehingga Hourmeter akan kembali ke angka 00.00.


Materi Yang Dapat Didownload :

- Rangkaian Fisiotheraphy dgn UV (doc file)






UV Sterilisator Berbasis Mikrokontroller AT89S51

Ini Hanya Sekilas Tentang Tugas Akhir, No Assembly Listing And Comment


Cara Kerja Rangkaian

  • Sensor suhu (LM 35) masuk ke rangkaian penguat non inverting agar tegangan yang dihasilkan menjadi lebih besar karena masuk ke rangkaian ADC. Apabila tegangan pada output LM35 sangat kecil maka perlu dikuatkan. Jika tidak dikuatkan, maka output ADC 0804 akan berlogika nol (0). Output penguat masuk ke inputan ADC untuk merubah data analog menjadi data digital yang nantinya masuk ke Mikrokontroller AT89S51.
  • Sebelum melakukan proses sterilisasi, pilih apakah akan menggunakan heater saja, lampu UV saja, atau menggunakan kedua-duanya. Kemudian setting timer sesuai dengan kebutuhan, lalu setting suhu ruang apabila proses sterilisasi menggunakan heater. Jika tidak, maka tidak akan muncul setting suhu. Proses pemilihan dan penyettingan dilakukan dengan cara menekan tombol pada Keypad 4 x 4 kemudian ditampilkan pada LCD. Pada saat ini Mikrokontroller Port 1.1 dan 1.2 berlogika satu sehingga heater tidak bekerja dan lampu UV akan mati, begitu pula pada P 1.0. berlogika satu sehingga blower juga tidak bekerja.
  • Jika proses sterilisasi hanya ingin menggunakan UV saja, maka blower dan heater akan mati. Tetapi jika menggunakan heater, maka lampu UV akan mati dan blower tetap bekerja. Jika menggunakan keduanya, maka blower akan tetap bekerja.
  • RTC (Real Time Clock) yaitu IC DS 1307 berfungi untuk menyimpan data setting timer yang telah diatur, kemudian memberikan ketepatan pada saat counting down timer (menghitung mundur). Untuk mengontrol IC ini tidak perlu menggunakan data bus lagi tetapi hanya mengontrol Serial Data (SDA) dan Serial Clock (SCL) saja.
  • Port data pada ADC masuk ke Port 2 pada mikrokontroller AT89S51 sedangkan Write pada ADC ke Port P1.5. Pada LCD yang masuk ke Mikrokontroller yang digunakan sebagai data yaitu pada Port 0. Untuk Enable dikontrol oleh P1.3, sedangkan untuk RSnya dikontrol oleh P1.4. Mikrokontroller.

Materi Yang Dapat Didownload :

- Gambar Rangkaian (doc file)



Elektronika Medis


Nah sekarang mo ngeblog apa lagi ya, bingung eta ... Mmmm... saya mo posting tentang elektronika tapi untuk aplikasi ke medis, dan materi ini juga tidak menyalahi materi dasar blog ini tentang elektronika, tapi elektronika medik ini tidak saya masukkan dalam tag. For Sharing, so ini hanya beberapa kumpulan tugas akhir dari temen-temen aku. Buat list assemblynya aku ga ada, ini hanya rangkaian dan cara kerja alatnya saja. Mungkin ini bisa menjadi ide bagi kamu yang mau buat Tugas Akhir.






Google






Web
Images
Videos
News
Shopping
Directory
Answers
Blogs



Dogz 3D From Gameloft & Other bonus

Sebenarnya saya sudah posting game ini beberapa bulan yang lalu. Tetapi banyak yang seneng, jadi monggo bagi yang seneng pelihara binatang lucu ini. Tapi dalam handphone aja kok, he3.


Met Playing ...


More Than 200 Games For Games For E60, E50, N93, N80, N72, N73, 6233, 3250, 5500

Bagi siapa saja yang memiliki merk HP di atas, silahkan download ;>

Games1.rar

Games2.rar

Games3.rar

Games4.rar





Download Game For 128x160 display



3DBomberman
3DDungeonWarrior
3DPool
3DSantaQuest
AeroMission3D
AlphaWing2
BeachMiniGolf3D
BertieDuck
CloudCommander
CopMan3D
Cupid3D
DragonAndDracula3DRU
Ducati3DExtreme
FreeFlight GeopodDC
GOF
HungryPuppy3D
JetSetRacing
Mini3D
MiniGolfCastles3D
MotoUnleashed
PowerGames
PowerInlineX
RallyProContest
RedOutRacer3D
RobotAlliance
ExtremeAirSnowboarding3D RodentPanic3D
RubikCube
SenorFrostiWinterGames
Sentry
SentryOpisanie
SpeedSpirit
Super3DGolf
Tenchu
TheLastAge
TigerWoods
TowerBloxx
ToxicRacer3D
XmasGifts3D
FastAndFurious



Monday, July 16, 2007

Superhero Game








Cstrike Mobile


For:

Nokia
5300, 6131, 6133, 6233, 6234, 6270, 6280, 6288, 6300, 6630, 6680, 6681, 6682, 7370, E50, N70, N71, N72, N73, N92

Samsung
Z140, Z150, Z220, Z300, Z310, Z500, ZV10, ZV30

SonyEricsson
D750, D750i, K600, K600i, K608, K608i, K610, K618, K700, K700i, K750, K750i, K790, K790, K800i, M600, S700, S700i, S710, S710i, V600, V600i, V630i, V800, V800i, W550, W550i, W600, W600i, W700, W700i, W710, W710i, W800, W800i, W810, W850i, W900, W900i, Z550i, Z610, Z710i, Z800, Z800i




counter strikenya lucu

Get Drive Download


























Special Themes For Your Phone


Choose Your Special Themes





Free Java Games 240x320


*All In Jar Executable Format*


Content:

3D Bomberman.jar
3D Dungeon Warrior.jar
3D The Fast And Furious Tokyo.jar
3D Toca Race Driver.jar
2006 Real Football.jar
Absolute Minesweeper.jar
Absolute Puzzle.jar
Aero Mission 3D.jar
Age of Empires II.jar
Air Burster.jar
Air Strike 1944.jar
Alpha Wing 2.jar
Alpha Wings.jar
Ancient Empires II.jar
Ancient Empires.jar
Asphalt 2.jar
Asphalt - Urban GT 3D.jar
Batman Begins.jar
Beach Mini 3D.jar
Beach Ping Pong 3D.jar
Bikini Beach Party.jar
Blitzkrieg.jar
Block Breaker Deluxe.jar
Bomberman Deluxe.jar
Bowling xxx.jar
Brain Challenge.jar
Brain Juice.jar
Brothers In Arms - Earned In Blood.jar
Call Of Duty 2.jar
Cannon Fodder.jar
Carmageddon.jar
Cars.jar
Chess Master.jar
Civilization 3.jar
Crash Twinsanity.jar
Crazy Minigolf Zoo.jar
Darkest Fear 2 - Grim Oak.jar
Darkest Fear.jar
Dating Valentine 2006.jar
Dead Water.jar
Diamond Quest.jar
Diamond Rush.jar
Die Manic.jar
Dog City.jar
Doom RPG.jar
Dragon Island.jar
Drakengard.jar
Empire Earth.jar
Ex Ai Snowboard 3D.jar
Fatal Force.jar
FIFA World Cup 2006.jar
Galaxy On Fire.jar
Garfield 2 - Royal Adventure.jar
Glory Of The Roman Empire.jar
Glu Mobile.jar
Gravity Defied Trial Racing.jar
Insaniquarium Deluxe.jar
JewelQ.jar
Johnny Crash Does Texas.jar
Kingdom Of Heaven.jar
LEGO World Soccer.jar
Lemmings.jar
Lemonade Tycoon.jar
Lumines.jar
Luxor.jar
Manga Babes Naomi - Oral Office.jar
Maria Sharapova Tennis.jar
Mechanics.jar
Miami Nights - Singles In The City.jar
Midnight Bowling.jar
Midnight Pool.jar
Might And Magic.jar
Mini Golf Vegas.jar
Mission Impossible 3.jar
Monopoly Tycoon.jar
Moto Racing Fever.jar
My Little Dogs 3D.jar
Mystery Mansion Pinball.jar
Naval Battle - Mission Commander.jar
NHL 5-On-5 2006.jar
Nightclub Empire.jar
NY Nights.jar
Open Season.jar
Pac-Man.jar
Paid To Kill.jar
Party Night - Casanova.jar
Penalty Cup.jar
Pirates Of The Caribbean 2 - Dead Mans Chest.jar
Platinum Mahjong.jar
Platinum Solitaire.jar
Platinum Sudoku.jar
Playman Beach Volley 3D.jar
Powerball Arcade.jar
Prince of Persia - Sands of Time.jar
Prince of Persia - The Two Thrones.jar
Pursuit Squad.jar
Puzzle World.jar
QuadraPop.jar
Quest For Alliance 2.jar
Rainbow Six 3.jar
Rainbow Six Lock Down.jar
Rally Evolution 3D.jar
Rayman 3.jar
Real Boxing 3D.jar
Red Out Racer.jar
Rollercoaster Rush.jar
Scarlottis Mafia Wars 2.jar
Sexy Poker 2004.jar
Sexy Poker 2006.jar
Sexy Poker Manga.jar
Sexy Puzzmaniac.jar
Siberian Strike.jar
Sim Fishing.jar
Sims 2 Mobile.jar
SOCOM US Navy SEALs.jar
Sonic The Hedgehog - Part One.jar
Sopranos Poker.jar
Speed Chaser 3D.jar
SpiderMan.jar
Splinter Cell - Double Agent.jar
Splinter Cell - Pandora Tomorrow.jar
Stranded.jar
Street Basketball.jar
Super KO Boxing.jar
Super Puzzle Bobble.jar
Tetris Marathon.jar
Tetris.jar
The Chaos Engine.jar
The OC.jar
Tiger Woods 2006.jar
ToCA Race Driver 3.jar
Total Overdose.jar
Townsmen 2 - Gold Version.jar
Townsmen 3.jar
Tropical Madness.jar
Virtua Tennis - Mobile Edition.jar
V-Rally.jar
War Diary - Crusader.jar
War Of The Worlds.jar
Worms Forts 3D.jar
Worms Forts.jar
Worms.jar
Zoo Tycoon 2.jar



Download Link



Alternative Link

Themes For Nokia Symbian Handphone







More Themes For Your Handphone

CS Counter Strike Java 3D


For:


Nokia 6630, 6680, 6681, 6682, N70, N90
Samsung Z500
Sony Ericsson D750i, J300, J300i, K750i, W550i, W800i, W900i, Z520




Pass : apadanagroup


Saturday, July 14, 2007

SMS Suite



Ini adalah aplikasi untuk mengatur SMS kita. Kita bisa me-backup pesan SMS kita ke dalam format txt file ke dalam MMC kita. Dan aplikasi ini dapat menolong kita untuk mencari dan menghapus pesan kita dengan mudah. Cobalah, Anda pasti suka.

For:
Nokia 6681, Nokia N-Gage QD, Nokia 6682, Nokia N-Gage, Nokia N-Gage-Cingular, Nokia N-Gage-AT&T, Nokia N-Gage-TMobile, Nokia 6670, Nokia N70, Nokia 6630, Nokia N90, Nokia 9210 Communicator, Nokia N91 (S60 3rd Edition), Nokia 6260, Nokia Series 60, Nokia 7610, Nokia 6620, Nokia 6600, Nokia 6680




Friday, July 13, 2007

Free Java Games


*Untuk Handphone Dengan Layar 176x220 pixels
























Get Download All Now

*Untuk Handphone Dengan Layar 176x220 pixels


Fantastic Four Silver J2ME


Fantastic Four Silver Surfer For 240x320.jar


Fantastic Four Silver Surfer For 128x160.jar



Fantastic Four Silver Surfer For 176x220.jar

Tomb Raider Legend S60


Untuk Versi N80


Untuk Versi N73





BONUS GAME SYMBIAN LAGI


(Sudah dicoba di N93)

Silahkan kalau mau download, click di bawah


Thursday, July 12, 2007

Preamp dan Amplifier Tabung : Sebuah Alternatif Bagi Penggemar Dunia Audio

Menilik dari artikel sebelumnya. Preamp atau amplifier yang terbuat dari tabung bukanlah hal yang asing lagi bagi para penggemar audio. Bahkan untuk membuat preamp atau amplifier yang terbuat dari tabung tidaklah mudah dan juga tidak murah. Selain itu komponen utamanya, saat ini, tidak terlalu mudah didapatkan di pasaran bebas. Biasanya komponen tube hanya bisa didapatkan dari luar negeri atau dari suatu komunitas amplifier tube dengan tukar tambah atau barter, karena saya belum ketemu toko yang menjual tube amplifier ini.

Saat ini, memang, preamp atau amplifier yang terbuat dari tabung tidaklah populer lagi jika dibandingkan pada saat belum ditemukannya semikonduktor. Tetapi saat ini preamp ataupun amplifier yang terbuat dari tabung masih digunakan pada pemancar RF yang dayanya besar, sekitar 10Kwatt dan pada frekuensi diatas 50 MHz. Hal ini disebabkan karena alasan biaya dan effisiensi.

Pada penggunaan transistor sebagai RF amplifier dengan daya yang besar akan membutuhkan transistor semikonduktor dalam jumlah besar yang diparalel sehingga biaya untuk pembuatannya menjadi tidak lebih murah jika menggunakan transistor tabung. Selain itu juga diperlukan logam pendingin yang tidak kecil untuk mencegah transistor ‘over heat’ karena disipasi daya yang besar.

RF amplifier yang terbuat dari transistor semikonduktor hanya akan effisien jika dioperasikan pada pemancar yang memiliki daya tidak terlalu besar dan frekuansi yang tidak terlalu tinggi.

Perbandingan Tabung dan Semikonduktor

Jika dibuat sebuah perbandingan pada karakteristik tabung dengan transistor semikonduktor maka transistor tabung mempunyai daerah linear yang lebih lebar dari pada transistor semikonduktor. Hal ini akan menyebabkan kualitas suara yang dihasilkan oleh preamp tabung akan lebih jernih (tanpa cacat yang dikarenakan tidak linearnya karakteristik) daripada kualitas suara yang dihasilkan oleh transistor semikonduktor.


Gambar 1
Vacuum Tube

Dalam penggunaan daya, amplifier yang terbuat dari tabung akan menggunakan daya yang lebih besar dari pada amplifier yang menggunakan transistor solid state (semikonduktor). Hal ini disebabkan adanya ‘plate’ yang harus dipanaskan agar sebuah transistor tabung dapat bekerja dengan baik. Filamen pemanas ini membutuhkan daya tambahan selain daya untuk memperkuat sinyal. Jadi secara garis besar, daya yang dibutuhkan agar sebuah transistor tabung dapat bekerja akan menggunakan daya yang lebih besar dari pada sebuah amplifier yang menggunakan transistor solid state pada daya output yang sama.

Penggunaan Vacuum Tube

Seperti telah diungkapkan sebelumnya bahwa saat ini vacuum tube masih sering digunakan pada pemancar RF dengan daya yang besar. Selain itu vacuum tube ini juga masih diminati oleh para penggemar gitar. Penguat depan gitar yang dibuat dari vacuum tube lebih disukai karena karakteristik suara yang dihasilkan oleh vacuum tube tidak dapat dihasilkan oleh transistor solid state.

Kejernihan suara dan karakteristik ‘dumping’ speaker pada amplifier tabung pentoda, serta output transformator yang digunakan untuk me-‘matching’-kan antara output amplifier dan speaker merupakan suatu keunikan dan sangat sulit untuk dibuat dengan menggunakan amplifier solid state. Dalam hal ini dengan mempunyai karakteristik yang sama.

High End audio saat ini mulai ada kecenderungan untuk kembali menggunakan vacuum tube sebagai preamp maupun amplifiernya. Kecederungan ini mulai tampak dengan adanya produk preamp atau amplifier, yang menggunakan vacuum tube sebagai komponen utamanya, mulai masuk pada pasaran umum.

Keterbatasan dari high end audio yang menggunakan vacuum tube adalah tidak sebaik high end audio solid state dalam hal kontrol dan displaynya. Bahkan efek DSP pada high end audio yang dibuat dari vacuum tube tidak akan dapat diwujudkan.


Struktur Vacuum Tube

Vacuum tube bekerja atas dasar konsep lompatan elektron yang terjadi anatara katoda, yang dipanaskan dan anoda. Katoda yang dipanaskan ini akan memberikan energi tambahan bagi elektron yang akan melompat ke anoda. Lompatan elektron berasal dari katoda kemudian meleawati ‘grid’ dan kemudian mencapai anoda.

Gris merupakan bagian dari vacuum tube yang berguna untuk membatasi arus yang terjadi karena lompatan arus elektron tersebut. Jumlah grid pada setiap vacuum tube tidak sama. Hal ini tergantung dari arus yang dihasilkan, semakin banyak grid maka arus lompatan elektron yang terjadi akan semakin kecil.

Sehingga dengan pengaturan besar lempengan katoda, grid, dan lempengan katoda dapat dihasilkan suatu penguatan sinyal AC seperti yang terjadi pada sebuah transistor. Jadi dengan input sinyal AC yang kecil didapatkan output sinyal AC yang mempunyai amplitudo lebih besar.



Gambar 2
Struktur Vacuum Tube

Katoda

Saat ini ada dua macam katoda yang digunakan untuk men-generate elektron yang melompat ke anoda.

1. Thoriated Filament. Terbuat dari bahan tungsten (bahan filamen biasa) seperti yang digunakan pada lampu pijar tetapi ditambahkan suatu bahan metal yang jarang yaitu THORIUM. Ketika filamen ini dipanaskan sampai 2400°C maka elektron oada bahan thorium akan mengemisikan/memancarkan elektron. Filamen dengan bahan thorium lebih baik dalam hal menghasilkan elektron dari pada filamen dari bahan tungsten biasa. Selain itu bahan thorium ini mempunyai daya tahan yang lebih lama dan mampu menahan panas yang tinggi serta tegangan tinggi.

2. Oxide-Coated Cathode/Filament. Katoda yang terbuat dari filamen jenis ini dilapisi dengan suatu campuran unsur Barium dan Oksida Strontium. Bahan lain daaari tipe jenis ini adalah filamen yang dilapisi oleh unsur Nickel yang mampu menghasilkan elektron dengan pemanas yang terpisah. Pada katoda dengan jenis filamen seperti ini (coated) agar dapat menghasilkan elektron harus dipanasi namun tidak sepanas katoda yang terbuat dari filamen yang dicampur dengan Thorium. Cukup dengan memanaskan sampai sekitar 1000°C. Pada suhu 1000°C ternyata katoda jenis ini mampu menghasilkan elektron yang lebih banyak dari pada katoda yang terbuat dari jenis filamen yang pertama.

Karena katoda yang terbuat dari lapisan Nickel atau Barium dan Oksida Strontium lebih mudah menghasilkan elektron maka ukuran tabung yang digunakan juga semakin kecil. Effisiensi katoda yang terbuat dari Nickel atau campuran Barium dan Oksida Strontium lebih tinggi dari pada katoda yang menggunakan filamen dengan campuran thorium.

Umur dari katoda ditentukan dari lama emisi pada katoda itu sendiri. Selain itu juga tergantung dari suhu dari vacuum tube dan kemurnian (purity) dari bahan yang digunakan dalam pembuatan katoda tersebut. Umur dari vacuum tube tergantung dari suhu, yang artinya tergantung dari filamen atau tegangan pemanas. Pemanasan yang berlebihan akan mengakibatkan umur vacuum tube akan berkurang. Sedangkan pada pemberian pemanasan yang kurang dari semestinya juga dapat akan mengakibatkan umur dari vacuum tube berkurang terutama katoda yang terbuat dari bahan filamen dengan bahan thorium.

Katoda dengan bahan filamen thorium tergantung pada banyak sedikitnya jumlah difusi unsur thorium pada filamen katoda tersebut. Sedangkan pada katoda yang terbuat dari filamen dengan lapisan Oksida, para peneliti menemukan suatu gejala dimana dengan menurunkan tegangan pemanas sampai 20% akan dapat meningkatkan umur dari vacuum tube tersebut. Penurunan tegangan pemanas sampai dengan 20% ternyata tidak terlalu berpengaruh banyak pada emisi elektron pada katoda.

Tetapi para peneliti tidak menyarankan untuk menurunkan tegangan pemanas filamen pada vacuum tube yang digunakan sebagai power amplifier tetapi boleh dilakukan pada vacuum tube yang berfungsi sebagai ‘small signal amplifier’. Pada umumnya untuk aplikasi small signal digunakan katoda dengan lapisan oksida strontium dan barium (Oxide cathode). Dengan tegangan operasi yang benar (didalam range tegangan) dan pemberian suhu pemanas yang benar maka vacuum tube ini mampu bertahan sampai 100.000 jam bahkan lebih (berbagai sumber, red)

Pada kenyataannya, vacuum tube dengan oksida katoda mempunyai kecenderungan mempunayi umur yang lebih lama dari pada vacuum tube yang terbuat dari filamen dengan campuran thorium. Hal ini disebabkan karena pembuatan lapisan oksida yang benar-benar murni tidaklah mudah. Lapisan oksida strontium dan barium yang ada biasanya masih terdapat ‘impurities’ yang menyebabkan emisi elektron lebi awal sehingga jumlah elektron yang diemisikan lebih banyak. Hal ini mengakibatkan umur vacuum tube lebih pendek.

Begitu pula dengan katoda yang terbuat dengan lapisan Nickel. Pada pembuatannya unsur nickel masih selalu terdapat ‘impurities’ walaupun masih dalam jumlah kecil namun masih tetap berarti dalam mendorong lompatan (emisi) elektron. Rekor mencatat bahwa yang paling lama beroperasi adalah vacum tube dengan katoda yang terbuat dari bahan filamen dengan campuran thorium selama adalah 80.000 jam atau kira-kira 10 tahun. Sebagai perbandingan, vacuum tube dengan katoda terbuat dari lapisan oksida (tipe SV300B) hanya mampu bertahan sampai 4000-10.000 jam sedangkan vacuum tube dengan katoda yang terbuat dari oksida strontium (tipe EL34) hanya mampu bertahan 1500-2000 jam.

Anode (Plate)

Anoda merupakan elektroda yang berfungsi untuk mengeluarkan sinyal yang diperkuat. Karena anoda menerima lompatan/aliran elektron maka anoda dapat naik suhunya/panas. Terutama pada vacuum tube yang berfungsi sebagai power amplifier.

Oleh karena itu disain gelas tabung juga perlu dipikirkan untuk mendisipasi panas yang terjadi di anoda. Selain itu juga dapat didinginkan dengan memberikan ait flow’ disekitar power vacuum tube. Bahkan untuk vacuum tube yang mempnyai daya yang besar didinginkan dengan menggunakan bahan cair dan tabungnya tidak lagi terbuat dari gelas kaca namun terbuat dari keramik.

Pada beberapa macam vacuum tube, anoda terbuat dari bahan grafit. Bahan ini mampu menahan panas yang tinggi dan hanya mengemisikan elektron sangat sedikti ke grid. Karena jika anoda mengemisikan elektron dalam jumlah yang besar maka grid akan ikut panas dan dapat menyebabkan terjadinya kegagalan operasi pada vacuum tube.

Kontrol Grid

Pada tipe vacuum tube glass audio tube, kontrol grid dapat berupa gulungan kawat yang melingkari bahan logam lunak. Biasanya digunakan logam emas dan logam lunaknya digunakan tembaga lunak.

Grid untuk power amplifier yang mempunyai daya yang besar harus mampu mentoleransi peningkatan suhu yang tinggi sehingga grid untuk power yang besar terbuat dari bahan kawat tungsten atau kawat molybdenum yang digulung pada ‘basket form’. Bahkan ada yang menggunakan bahan grafit pada tube yang mempunyai power yang besar.

Dalam melakukan penguatan, yang harus dihindari adalah adanya emisi sekunder. Emisi sekunder ini terjadi disebabkan karena elektron menumbuk permukaan logam yang rata/halus. Jika jumlah secondary electron muncul terlalu banyak dari grid maka akan terjadi kehilangan kontrol pada arus elektron. Kondisi ini menyebabkan jumlah arus yang timbul pada vacuum tube tidak lagi terkontrol sehingga kondisi ini dapat merusak vacuum tube itu sendiri karena jumlah arus yang terlalu besar.

Vacuum tube yang hanya mempunayi satu buah grid dinamakan TRIODE. Tipe yang sering dipakai adalah tipe 12AX7 yang merupakan small signal vacuum tube. Selain itu yang juga sering digunakan pada aplikasi audio adalah 6N1P, 6DJ8/6922, 12AT7, 12AU7, 6CG7, 12BH7, 6SN7 and 6SL7. Untuk tipe power triode, ada dua macam, yaitu tipe dengan gain rendah dan gain tinggi. Untuk gain yang rendah biasanya digunakan pada high end audio amplifier karena mempunyai karakteristik low distortion sedangkan untuk triode yang mempunyai gain yang tinggi biasanya digunakan untuk radio trasnmitter dan power amplifier yang mempunyai daya yang besar. Bahkan triode vacuum tube tidak hanya digunakan pad high end amplifer tetapi juga digunakan pada radar dan perobaan fisika yang melibatkan tegangan dan daya yang besar. Untuk apliksai seperti ini biasanya digunakan vacuum tube triode yang terbuat dari keramik.

Screen Grid


Gambar 3
Screen Grid pada Tetroda


Screen grid tidak dimiliki oleh vakum tube triode tetapi pada vacuum tube jenis tetroda (4 elektroda). Pada vaccum jenis tetroda terdapat 2 buah grid yaitu kontrol grid dan screen grid. Screen grid terletak di antara kontrol grid dan anoda. Screen grid sendiri berfungsi sebagai pemisah antara kontrol grid dengan anoda. Pemisahan ini berfungsi untuk mengurangi efek Miller dengan cara menimbulkan kapasintansi antara grid dan anoda yang semakin besar. Screen grid juga menyebabkan akselerasi elektron semakin cepat sehingga terjadi peningkatan gain yang cepat pula. Screen grid pada power amplifier biasanya memiliki arus yang dapat menyebabkan screen grid panas. Untuk alasan ini, screen grid dibuat dari bahan yang dilapisi oleh grafit. Selain itu screen grid dapat mengurangi emisi secondary sehingga dapat menjaga kontrol grid tetap dingin dan arus tetap terkontrol.

Vacuum tube tetroda masih banyak digunakan pada pemancar TV dengan daya yang besar karena mampu beroperasi pada frekuensi tinggi dan mempunyai effisiensi yang tinggi. Tipe vacuum tube ini tidak banyak digunakan pada aplikasi high end audio karena timbulnya efek ‘kink’. Efek ini timbul karena terjadinya emisi sekunder yang terjadi antara anode dan screen. Hal ini dapat mengakibatkan ketidakstabilan pada sistem jika tidak memperhatikan tata cara pengoperasian tetroda yang benar.

Grid Pada Pentoda

Dengan penambahan grid ketiga maka terbentuklah vacuum tube pentoda. Grid yang ketiga ini berfungsi sebagai supressor grid dan terletak diantara anoda dan screen grid. Fungsi dari grid ini adalah untuk menangkap elektron liar yang terjadi karena emisi sekunder yang terjadi karena pantulan elektron dari grid ke anode. Sehingga pada vacuum tube jenis pentoda tidak dijumpai efek pentoda kink’. Walaupun demikian vacuum tube tetroda dan pentoda menghasilkan distorsi yang lebih besar daripada vacuum tube jenis trioda.



Gambar 4
Grid pada Tabung Pentoda


Wednesday, July 11, 2007

Vacuum Tube : Dasar Operasi dan Aplikasi Pada Push Pull Amplifier

Hobby yang satu ini tidaklah murah. Namun bagi para penggemarnya maka uang bukanlah merupakan masalah utama. Biaya yang diperlukan untuk membuat sebuah preamp atau amplifier dari vacuum tube berkisar 2 juta sampai 7 juta rupiah,bahkan bisa sampai puluhan juta rupiah,namun kepuasan bagi para penggemarnya akan terpuaskan dengan alunan suara merdu saat musik diperdengarkan dari amplifier ini. Memang komponen utama untuk membangun sebuah preamp atau amplifier dari vacuum tube adalah vacuum tube sendiri dan transformator output.

Transformator output juga memberikan sumbangan yang besar pada biaya pembuatan amplifier dari vacuum tube ini. Harga sebuah transformator output ini kira-kira 1 sampai 2 juta per buah sedangkan untuk membangun sebuah amplifier lengkap paling tidak diperlukan 2 buah transformator output ini. Pada pengoperasian vacuum tube pada final output stage, transformator output ini juga memegang peranan penting karena ‘match’ atau tidaknya sebuah impedansi output dengan impedansi beban. Ketidak-‘match’-an antara impedansi output dan impedansi beban akan menyebabkan daya yang dihasilkan oleh final output stage tidak semuanya diterima oleh beban.

Sejarah Vacuum Tube

Penemuan vacuum tube dimulai dengan adanya penemuan dioda vacuum tube oleh ilmuwan Inggris, John Ambrose Fleming. Pada saat itu Fleming dapat merubah tegangan AC menjadi tegangan searah (DC) dengan menggunakan vacuum tube yang dibuatnya. Inilah asal mula ditemukannya komponen tetroda, pentoda dan yang lainnya.

Operasi diode Fleming ini pada dasarnya menggunakan ide yang ditemukan oleh Thomas Edison, yaitu lampu bolam. Namun Fleming menambahkan sebuah elektroda baru di dalamnya. Ketika filamen dari lampu bolam tersebut dipanaskan (berpijar) dan filamen tersebut lebih negatif dari pada ekstra elektroda maka elektron yang berada filamen panas tersebut melompat ke ekstra elektroda.

Persitiwa ini tidak terjadi ketika filamen mendapat tegangan lebih positif daripada ekstra elektroda. Dan selanjutnya ekstra elektroda ini dinamakan ‘plate’ atau ‘anode’. Selanjutnya penemuan ini dikembangkan oleh Lee De Forest dengan menambahkan sebuah elektroda lagi dengan nama ‘Grid’. Forest menemukan gejala bahwa ‘Grid’ mampu melakukan ‘modulasi’ besarnya arus elektron yang melompat dari filamen ke plate. Selanjutnya Forest menyatakan bahwa tegangan yang diberikan ke Grid dapat mengatur besarnya arus yang terjadi di plate. Dan inilah asal mula terjadinya sebuah transistor vacuum tube yang berfungsi sebagai penguat.

Operasi Dasar Vacuum Tube sebagai Amplifier

Control grid pada operasi normal harus diberi bias tegangan negatif. Tujuannya adalah untuk membuang arus ‘idle’ yang terjadi pada saat vacuum tube ini tidak beroperasi. Tegangan bias pada control grid ini tidaklah terlalu sensitif karena setiap vacuum tube dari berbagai manufakturer mempunyai toleransi sekitar 10mA.

Pada sebuah power amplifier yang baik tegangan bias dapat diatur namun tanpa pengaturan pun sebuah vacuum tube dengan tube yang sama namun dari manufakturer yang berbeda spesifikasi tegangan biasa yang digunakan tidaklah jauh berbeda. Semua vacuum tube beroperasi pada tegangan DC yang tinggi yaitu sekitar 400 sampai 600 volt DC sehingga sebuah power suplly DC tegangan tinggi harus dibuat tersendiri. Pemberian tegangan DC dilluar spesifikasi dari vacuum tube itu sendiri dapat menyebabkan vacuum tube tidak beroperasi dengan normal. Apabila vacuum tube mendapat tegangan anoda di atas tegangan yang dispesifikasikan oleh manufakturernya maka umur dari vacuum tube akan berkurang tetapi tidak terlalu banyak mempengaruhi unjuk kerjanya. Tetapi jika tegangan DC di bawah yang dispesifikasikan oleh manufakturer maka umur akan bertambah lama namun unjuk kerja vacuum tube tidak maksimal.

Pada sebuah amplifier tabung yang baik, untuk suplly tegangan tinggi DC biasanya digunakan diode vacuum tube juga. Ada dua macam dioda vacuum tue yang sering digunakan yaitu dioda vacuum tube dengan gas mercury seperti tipe 83, 816, 866 atau 872. Dioda ini akan menghasilkan cahaya biru keunguan. Tipe dioda rectifier yang kedua adalah dioda vacuum tube (tanpa gas) sepeti tipe 0A2, 0B2, 0C2 dan 0D3. Biasanya akan menghasilkan cahaya merah muda kekuning-kuningan. Untuk suplly tegangan tinggi DC ini digunakan full wave rectifier karena akan menghasilkan tegangan DC yang baik dengan tegangan ripple yang relatif lebih kecil daripada half wave rectifier. Tegangan ripple yang terlalu besar dapat mengganggu performa dari vacuum tube.

Class A Amplifier

Class A Amplifier merupakan amplifier yang mana vacuum tube untuk power outputnya melewatkan arus yang sama disetiap waktu bahkan pada waktu idle atau pada saat menghasilkan daya penuh. Kondisi idle suatu vacuum tube merupakan kondisi dimana vacuum tube tersebut tidak mendapatkan sinyal input. Class A amplifier merupakan amplifier yang paling tidak efektif karena melewatkan arus yang sama besar baik pada saat idle maupun pada saat menghasilkan daya penuh tetapi keuntungannya adalah distorsi yang rendah.

Ada dua macam tipe amplifier yaitu :

1. Single Ended Amplifier. Pada tipe amplifier ini biasanya digunakan vacuum tube satu atau lebih yang dipasang secara paralel dan semuanya mempunyai fasa yang sama. Aplikasinya biasanya pada amplifier gitar sederhana dan amplifier high end mewah. Para penggemar audio biasanya lebih menyenangi amplifier kelas A yang mempunyai karakteristik low distorsi. Amplifier kelas A biasanya menggunakan negative feedback. Seperti amplifier dengan vacuum tube 300B menggunakan negative feedback untuk mengurangi distorsi pada sinyal outputnya.

2. Push Pull Amplifier. Push Pull Amplifier kelas A selalu terdiri dari 2, 4 atau delapan vacuum tube. Setiap final output stage mempunyai 1 pasang vacuum tube. Sehingga untuk tipe push pull, untuk output stagenya paling tidak diperlukan 2 buah vacuum tube. Amplifier dengan tipe push pull ini setiap outputnya selalu dibangun dari 2 pasang vacuum tube. Masing-masing vacuum tube tersebut selalu berbeda fasa sehingga akan menghilangkan distorsi sinyal dan akan menghasilkan suara yang benar-benar jernih.


Gambar 1
Tipe Vacuum Tube

Class A1 Amplifier

Pada amplifier kelas ini, tegangan grid selalu negatif daripada tegangan katoda. Konfigurasi ini akan menghasilkan lineritas dengan bandwidth yang lebar dan biasanya digunakan bersama trioda SV300B atau dengan tetroda atau pentoda.

Class A2 Amplifier

Pada amplifier kelas A2 ini tegangan grid diatur sedemkian hingga lebih positif daripada katoda. Konfigurasi ini akan menyebabkan grid akan menarik arus dari katoda dan akan menyebabkan suhu grid naik. Untuk amplifier kelas ini tidak digunakan bersama tetroda, pentoda atau trioda seperti SV300B terutama untuk aplikais audio.

Untuk kelas A2 ini biasanya menggunakan vacuum tube khusus yang mempunyai grid khusus (rugged grid) seperti SV811 atau SV572 untuk trioda. Selain itu amplifier kelas A2 membutuhkan rangkaian driver khusus untuk mensuplly power ke grid.

Class AB Amplifier

Untuk amplifier kelas AB menggunakan konfigurasi vacuum tube push pull. Konfigurasi ini memungkinkan salah satu vacuum tube dari sebuah pasangan vacuum tube untuk cut off sedangkan vacuum tube yang lain mengatur daya output. Kondisi ini akan meningkatkan efisiensi daya yang digunakan sehingga secara jelas efisiensi dari amplifier kelas AB jauh di atas amplifier di kelas A.

Namun konfigurasi ini juga menghasilkan distorsi. Oleh karena itu utuk mengurangi distorsi tersebut digunakan negative feedback.

Class B Amplifier

Amplifier yang menggunakan kelas B selalu menggunakan konfigurasi push pull pada vacuum tube untuk final output stagenya. Amplifier kelas B ini banyak digunakan untuk RF power amplifier. Amplifier kelas B ini hampir sama dengan amplifier kelas A atau AB namun arus pada saat vacuum tube idle sangat kecil mendekati nol.

Kondisi ini menyebabkan efisiensi daya yang digunakan oleh amplifier kelas B lebih tinggi daripada amplifier tipe yang telah dibahas di atas. Tetapi juga menghasilkan peningkatan distorsi sehingga diperlukan disain khusus dan penerapan negatif feedback untuk mengurangi efek distorsi. Jika pada tahap pendisainan tidak memperhatikan tingginya distorsi pada amplifier kelas ini maka sinyal output yang dihasilkan sangat buruk bahkan cacat dan jika distorsinya telalu besar maka bukanlah tidak mungkin untuk terjadinya distorsi cross over . Selain itu keuntungannya adalah vacuum tube tidak panas jika dibandingkan dengan kelas amlilfier yang lain sehingga umur vacuum tube relatif lebih lama.

Untuk amplifier vacuum tube, output dari final output stage vacuumtube tidak dapat langsung disambungkan ke input speaker karena perbedaan impedansi. Output dari final output stage mempunyai impedansi yang tinggi sedangkan speaker mempunyai impedansi yang rendah sehingga daya yang dihasilkan oleh final stage output tidak semuanya diterima oleh spaker. Kondisi ini akan mengakibatkan final stage ouput vacuum tube akan semakin panas.

Hal ini dapat diatasi dengan memasang sebuah transformator output untuk menyamakan impedansi antara final output stage dan beban yaitu speaker. Transformator yang digunakan tidaklah transformator yang umum dipakai namuan transformator khusus dengan penanganan pembuatan yang istimewa. Kondisi ini harus memenuhi kriteria ultraliniear dimana impedansi input1 – CT dan CT - input2 harus mempunyai impedansi yang benar-benar sama.

Berikut merupakan salah satu proyek amplifier 20 W yang menggunakan vacuum tube SV811. Sebagai penguat depan digunakan 6BM8 yang merupakan trioda small signal amplifier yang low power. Output dari 6BM8 ini mempunyai distorsi yang sangat kecil dengan penguatan yang besar.



Gambar 2
Skematik Penguat Depan

Untuk bagian penguat akhir, digunakan SV811 dan SV572 yang mampu menghasilkan daya sampai 20 W. Tegangan grid tidak diperlukan pengaturan namun langsung dengan dibias secara langsung malalui katoda pada pentoda secara follower. Konfigurasi ini dapat menghilangkan efek ‘hum’. Untuk meningkatkan efek transiennya transformator output maka diberi rangkaian snubber dengan kapasitor 0.001 uF/1600 volt dan dua buah resistor 2k7 yang diseri.

Dua buah jalur feedback digunakan untuk mengkontrol beban pada power trioda dan mengkompensasi perbedaan karakteristik berbagai trioda yang digunakan. Misalnya antara trioda SV811 dan SV572.


Gambar 3
Skematik Amplifier

Untuk bagian transformator powernya digunakan Hammond 282X yang memiliki tegangan output 1000 volt CT, 6A untuk beban filamen. Pada bagian regulator digunakan trioda 6BM8 dan 0A2 untuk mengkontrol tegang grid 6AS7G. Tegangan output dari regulator ini kira-kira 575 volt DC untuk ke plate di bagian amplifier sedangkan untuk penguat depan diturunkan sampai 420 volt DC.


Gambar 4
Skematik Power Suplly dan Regulator


Another Web Related:



Tuesday, July 10, 2007

Free Send SMS - SMS Gratis Part 2


SMS Gratis lagi untuk Anda, saya dapat pesan dari sdr. Bejo tentang web ini, setelah saya sebelumnya mem-posting tentang SMS Gratis Di Internet. Saya tidak punya tutorial untuk membuatnya, saya hanya sharing alamat webnya saja.

SMS gratis ini mempunyai fasilitas untuk mengirimkan SMS ke operator di Indonesia, dengan nomor pengirim yang bisa kita isi sesuka kita,nomor samaran juga bisa. Saya masih coba di Indosat ternyata bisa, mungkin bagi yang baca ini bisa coba aplikasinya trus comment ya, operator apa saja yang bisa kebobolan. Sekian, selamat ber-sms ria.


KLIK DISINI UNTUK SMS GRATIS



*Sebelumnya dari saya, saya tidak bertanggung jawab apabila postingan saya ini ataupun akibat yang disebabkannya. Saya juga tidak bertanggung jawab apabila alamat yang saya beritahukan digunakan untuk hal yang kurang benar dan melawan hukum. Sekian.








Mengenal Resistor

Sebuah resistor sering disebut werstan, tahanan atau penghambat, adalah suatu komponen elektronik yang dapat menghambat gerak lajunya arus listrik.

Resistor disingkat dengan huruf "R" (huruf R besar). Satuan resistor adalah Ohm, yang menemukan adalah George Ohm (1787-1854), seorang ahli fisika bangsa Jerman. Tahanan bagian dalam ini dinamai konduktansi. Satuan konduktansi ditulis dengan kebalikan dari Ohm yaitu mho.

Hubungan antara hambatan, tegangan, dan arus, dapat disimpulkan melalui hukum berikut ini, yang terkenal sebagai hukum Ohm:

di mana V adalah beda potensial antara kedua ujung benda penghambat, I adalah besar arus yang melalui benda penghambat, dan R adalah besarnya hambatan benda penghambat tersebut. (Wikipedia Page)

Karena resistor itu suatu tahanan maka kita harus dapat menghitung besarnya nilai tahanan atau hambatan yang ada dalam resistor tsb. Caranya kita tinggal lihat pada gelang-gelang warna pada badan resistor itu.


Tabel Perhitungan Resistor


Contoh Perhitungan Resistor Dengan Nilai 27 K Ohm

Contoh Perhitungan Resistor Dengan Nilai 250 Ohm


Kalau masih kesulitan, cobalah aplikasi dari schematica.com ini. Download secara gratis. Programnya berupa aplikasi yang secara program dapat menunjukkan hambatan dari warna yang kita pilih.





Resistor Color Coder download

EXE setup file:

ResistorCC.exe 254KB Resistor Color Coder

Archived setup file:


ResistorCC.zip 250KB Resistor Color Coder


Untuk lebih lanjut kamu bisa ke www.schematica.com


Bonus Gambar Perhitungan Resistor:

- Resistor Code One

- Resistor Code Two




Transformer For S60


Have you seen this film at cinema, now get play at your phone



Accoustic Field Generator

Accoustic Field Generator ini membangkitkan suara akustik dengan efek surround yang disesuaikan dengan standar DOLBY SURROUND, mampu menghasilkan suara surround yang cukup baik namun tidak terlalu banyak membutuhkan dana.

Perkembangan teknologi seakan tidak hanya tertuju pada satu bidang saja namun pada semua bidang. Perkembangan teknologi yang ada saat ini salah satunya yaitu pada bidang audio. Dengan semakin majunya teknologi saat ini audio tidak hanya sebagai sekadar hiburan namun telah menjadi suatu hobby, hobby yang tidak murah tentunya.

Banyak penggemar audio berupaya untuk membuat suara music yang terdengar menjadi sangat keras sampai membuat suara music menjadi ’hidup’, penambahan perangkat amplifier, woofer ataupun speaker-speaker khusus yang harganya tidak murah.

Efek suara yang ‘hidup’ sepertinya sekarang merupakan sesuatu yang paling tidak harus ada disetiap perangkat audio yang baik. Efek ini pada dasarnya merupakan efek surround yang dapat menyebabkan suara seolah-olah datangnya dari berbagai arah dan suaranya tetap dapat didengar dengan jelas. Saat ini saja tape-tape compo sudah banyak yang memiliki fasilitas surround sound ini tetapi tidak cukup baik jika didengar dari jarak yang cukup jauh karena efek surroundnya hilang. Hal ini disebabkan karena jarak pendengar dan speaker terlalu jauh, tata letak speaker kurang tepat, atau efek surroundnya kurang baik.

Efek surround yang bagus dan dapat didengar dengan baik adalah sistem surround sistem yang ada di gedung-gedung bioskop dan untuk membuat prangkat ini tidak sedikit dana yang dibutuhkan. Walaupun demikian jika kepuasan tetap menjadi yang nomor satu maka dana bukan menjadi masalah yang utama.

Untuk mencari jalan tengah antara harga dan kualitas efek surround maka dicoba untuk membuat Accoustic Field Generator yang mampu menghasilkan suara surround yang cukup baik namun tidak terlalu banyak membutuhkan dana. Accoustic Field Generator ini mampu membangkitkan suara akustik dengan efek surround yang disesuaikan dengan standar DOLBY SURROUND. Accoustic Field Generator memiliki 4 kanal speaker yang terdiri dari 2 main speaker, 2 rear speaker, 1 center speaker, dan 1 woofer. Untuk mendapatkan daya yang cukup besar maka perlu dibuatkan amplifier untuk masing kanal.

Konstruksi Accoustic Field Generator

Pada dasarnya sebuah Accoustic Field Generator dibangun dari rangkaian op-amp dan filter-filter. Op-amp yang biasanya digunakan sebagi penguat tegangan dalam Accoustic Field Generator lebih banyak digunakan sebagai filter-filter aktif. Filter dalam alat ini sangat berperan besar dalam menciptakan suatu suara akustik yang benar-benar jernih, tetapi di dalam prakteknya, hampir semua filter, tidak presisi dalam melewatkan sinyal dengan frekuensi tertentu. Sebuah op-amp yang baik untuk aplikasi ini adalah op-amp yang mempunyai bandwidth lebar, rise time, slew rate dan settling timenya yang cepat.

Selain Op-amp dan filter aktif, masih ada lagi bagian yang penting yaitu catu daya. Ini merupakan bagian yang cukup berperan dalam menciptakan kesempurnaan suara akustik karena bagian catu daya yang jelek hanya merupakan penghasil noise, yang akan masuk ke dalam jalur sinyal suara sehingga suara akustik yang seharusnya jernih menjadi suara akustik dengan tambahan dengung (noise). Catu daya yang digunakan adalah catu daya kembar +/- 18 volt DC.

Bagian Accoustic Field Generator

Accoustic Field Generator terdiri dari 4 bagian yaitu : Front Channel, Rear Surround Channel, Center Channel, dan Sub Woofer Channel. Tata letaknya dapat dilihat pada gambar berikut.

Gambar 1
Posisi Speaker dengan 4 Kanal

Sinyal input L-R, dari tape misalnya, dibuffer dengan menggunakan TL084/TL074 untuk mencegah pembebanan pada input sinyal L-R, dalam hal ini sumber sinyal dari tape. Output dari buffer ini kemudian dipisahkan menjadi 4 kanal, seperti yang telah disebutkan di atas.

Bagian Front Channel

Kanal Front merupakan kanal yang meneruskan sinyal input L-R. Sinyal L-R tersebut dilewatkan pada amplifier dengan gain =1 sehingga sinyal ini dilewatkan tanpa merubah/mem-filter sinyal input L-R tersebut.


Gambar 2
Bagian Front Amplifier

Bagian Center Channel

Pada bagian center channel, sinyal L ditambahkan dengan sinyal R (L+R) dan hanya melewatkan frekuensi suara menengah (voice). Pada bagian ini sinyal yang telah dijumlah dilewatkan pada sebuah filter aktif BPF dan kemudian dikuatkan dengan menggunakan TDA2006 atau LM1875. Filter yang digunakan pada bagian ini merupakan filter BPF yang dibentuk dari gabungan LPF kelas 2A dan HPF kelas 2A. Bagian ini akan mengatur spektrum voice pada speaker center.


Gambar 3
Bagian Center Channel

Bagian Sub-Woofer

Bagian subwoofer ini merupakan penjumlahan input L dan input R pada sebuah summing amplifier. Output dari summing amplifier ini dilewatkan pada sebuah LPF kelas 2A yang hanya akan melewatkan sinyal dengan frekuensi rendah sekitar 25KHz untuk menghasilkan suara bass yang mantap.


Gambar 4
Bagian Subwoofer

Bagian Rear Channel dengan Surround

Pada bagian ini merupakan inti dari perangakat keras ini. Bagian inilah yang menghasilkan efek surround. Untuk menghasilkan efek surround ini diperlukan IC khusus yaitu MN3005/8 dan MN3101. Kedua IC ini akan menunda sinyal yang masuk dalam beberapa fasa saja, sehingga sinyal output dari fasa ini akan tertinggal dengan sinyal fasa dari bagian yang lain.



Gambar 5
Blok Diagram Bagian Surround

Pada bagian ini sinyal L dan R dikurangkan (L-R) dan kemudian dilewatkan pada bagian buffer, filter LPF, delay line, filter LPF (7KHz) dan terakhir adalah splitter antara sinyal R dan L. Rangkaian yang menyebabkan efek surround adalah rangkaian LPF 75KHz yang menghasilkan outputnya diumpankan ke Right Rear Amplifier sedangkan input LPF 75KHz ini diparalel dengan input Left Rear Amplifier sehingga menghasilkan 2 sinyal L dan R yang pada dasarnya merupakan sinyal L-R yang fasanya tertinggal dengan fasa sinyal yang asli.


Gambar 6
Blok Delay

Blok delay merupakan bagian dari sistem yang cukup penting. Bagian ini akan menunda fasa sinyal L-R sehingga tertinggal dengan fasa sinyal yang sebenarnya. Inti dari blok in iadalah IC tunda MN3101 dan MN3008.

Untuk dapat mendapatkan suara yang cukup keras maka output dari masing-masing bagian, seperti left/right rear output, left/right front output, subwoofer output dan center output diumpankan pada 6 kanal power amplifier. Alat ini cukup baik dalam menghasilkan efek surroundnya dengan biaya yang tidak terlalu mahal, komponen yang paling mahal didalam rangkaian ini adalah IC-IC delay. Rangkaian ini selain dapat digunakan bersama tape juga dapat digunakan bersama VCD player, CD player atau dengan komputer.

Materi Yang Dapat Di download:


Oleh Susanto w.k



Aplikasi Remote Control - 2


Lanjutan dari sebelumnya ...


Dengan melihat karakteristik ini maka remote control menggunakan frekuensi carrier sekitar 36-40kHz. Untuk membangkitkan sinyal dengan frekuensi 40kHz tidak sulit tetapi untuk menerima sinyal dengan frekuensi 40 kHZ itu membutuhkan filters, penguatan sinyal, dan menghilangkan sinyal carrier sehingga data yang diterima benar-benar valid. Remote yang digunakan dalam hal ini adalah remote TV Sony. Format data dari remote Sony terdiri dari 12 bits data. Data yang dikirimkan pertama kali adalah header selanjutnya baru data.

Format data:

xxxxxx : command

yyyyyy : address

Jarak antara data dengan data adalah 25ms.


Remote Sony ini memiliki karakteristik yaitu memiliki periode (1T)=550
ms dan carrier 40Khz. Untuk remote Sony memiliki header high 4T dan low 1T, untuk logic 1 memiliki pulsa high sepanjang 2T dan low 1T, dan untuk logic 0 memiliki pulsa high 1T dan low 1T. Ini merupakan format aslinya sedangkan jika mengamati sinyal yang dikirimkan remote melalui IR modul kebalikannya karena padda IR modul ada inverternya. Berikut contoh bentuk gambar pulsa dari header, logic 1 dan logic 0 dari remote TV Sony yang sebenarnya (belum melalui gerbang inverter).



Gambar 7
Pulsa Remote Control Sony

Untuk dapat mengamati bentuk sinyal yang dipancarkan oleh remote maka diperlukan osiloskop. Dengan osiloskop akan diketahui bentuk sinyal dari masing-masing tombol pada remote.

Berikut ini adalah bentuk-bentuk sinyal dari remote Sony setelah keluar dari titik B pada gambar 2 (setelah melalui gerbang inverter).



Gambar 8
Format Sinyal Remote Control Sony

Untuk membaca berapa besarnya header, logika1 dan logika 0, maka digunakan timer untuk menghitungnya jadi yang dibaca high dan lownya.

Potongan Program 1: Program Untuk Membaca Remote

1: .DATA

2: TMP DS 15

3:

4: .CODE

5: CLR EX0 ;MATIKAN INTERUPT

6: MOV R0,#TMP ;Isi R0 dengan alamat TMP

7: MOV TH1,#0 ;TH1 DIISI 0

8: MOV TL1,#0 ;TL1 DIISI 0

9: SETB TR1 ;JALANKAN TIMER 1

1: LOP1:

2: JNB P3.2,* ;CEK P3.2 LOW TETAP KE LOP1

3: LOP2:

4: JNB P3.2,LOP3 ;P3.2, APAKAH SUDAH LOW ? JIKA SUDAH KE LOP3

5: MOV A,TH1 ;TH1 DIISIKAN KE A

6: CJNE A,#$0C,LOP2 ;TUNGGU SAMPAI OVERFLOW

7: SJMP EXIT ;DATA SELESAI DITERIMA SEMUA,

8: ;LOMPAT KE EXIT

9: LOP3: CLR TR1 ;MATIKAN TIMER 1

10: MOV @R0,TH1 ;TH1 DIMASUKKAN KE ALAMAT DARI R0

11: INC R0 ;NAIKKAN R0

12: SJMP IR ;KEMBALI AMBIL DATA

13: EXIT:

Setelah datanya diambil maka dilihat apakah datanya berupa header, logic 1, logic 0. Dengan menggunakan timer maka dapat diketahui nilai dari headernya sebesar 0A, untuk logika 1 sebesar 06, sedangkan data highnya sebesar 06 dan untuk data lownya sebesar 04. Kemudian data yang masuk dikurangi oleh 05 jika ada carry berarti data low sebaliknya jika tidak ada carry berarti data high. Kemudian carrynya dikomplemen dan selanjutnya digeser dengan perintah RRC(rotate right dengan carry). Proses ini akan dilakukan sebanyak 8 kali pergeseran. Berikut ini program untuk mengolah data yang masuk. Proses ini akan dilakukan sebanyak 8 kali pergeseran.

Potongan Program 2 :

1: EXIT:

2: CLR TR1 ;MATIKAN TIMER

3: MOV R0,#TMP ;ALAMAT TEMP DIISIKAN KE R0

4: MOV A,@R0 ;ISINYA R0 DIISIKAN KE A

5: CLR C ;CLEAR CARRY

6: SUBB A,#9 ;CEK APAKAH HEADERNYA SONY

7: ;DENGAN DIKURANGI 9(HEADERNYA SONY=0A)

8: JNC SONY ;TIDAK ADA CARRY,BERARTI SONY

9: SETB EX0 ;ADA CARRY AKTIFKAN EXTERNAL INTERUPT

10: SJMP COBA

11: SONY:

12: INC R0 ;R0 DIINCREMENT

13: DATA:

14: MOV R7,#8 ;DIAMBIL 8 BIT DATA

15: MOV R6,#0 ;NILAI AWAL R6 DIISI 0

16: LDATA:

17: MOV A,@R0 ;ALAMAT DARI R1 DISIKAN KE A

18: CEKBIT:

19: CLR C ;CLEAR CARRY

20: SUBB A,#5 ;DIKURANGI 5(DATA HIGH SONY=06

21: ;DATA LOW SONY=04)

22: CPL C ;CARRY DIKOMPLEMEN

23: MOV A,R6 ;R6 DIISIKAN KE A

24: RRC A ;A DIGESER BERSAMA CARRY

25: MOV R6,A ;DISIMPAN DI R6

26: INC R0

27: DJNZ R7,LDATA ;TERUS SAMPAI 8 BIT DATA


Pengaturan Kecepatan Putar Kipas

Untuk menjalankan kipas digunakan rangkaian transistor yang disusun secara Darlington. Transistor yang dipakai adalah transistor jenis NPN tipe BC 547 yang memiliki faktor penguatan dc (hfe) sebesar 125 dan mampu mengalirkan sampai arus 100 mA DC. Rangkaian untuk menjalankan transistor dapat dilihat pada gambar 9:


Gambar 9
Rangkaian Untuk Menjalankan Motor

Untuk mengatur kecepatan kipas digunakan teknik PWM( Pulse Width Modulation), yakni mengatur besarnya dutycycle, frekuensinya tetap tetapi lebar pulsa high dan lownya dapat diatur. Untuk itu digunakan timer untuk mengatur pulsa high dan pulsa lownya. Jadi dutycyclenya akan dimulai dari 20%,30%,40%,50%,60%,70%,80%,90%. Semakin besar dutycyclenya maka semakin cepat pula putaran dari motor. Berikut ini merupakan potongan program untuk menjalankan kipas dengan prinsip PWM:

Potongan Program 3 :Pengaturan Kecepatan Kipas

1: PWM:

2: MOV A,R4 ;NILAI AWAL R4 DIISIKAN KE A

3: MOV DPTR,#TABELH1 ;ALAMAT TABELH1 DIISIKAN KE DPTR

4: MOVC A,@A+DPTR ;A SEBAGAI PENUNJUK TABELH1 KEMUDIAN DIISIKAN KE A

5: MOV TABH,A ;TABH DIISI A

6: MOV A,R4

7: MOV DPTR,#TABELH2 ;ALAMAT TABELH2 DIISIKAN KE DPTR

8: MOVC A,@A+DPTR ;A SEBAGAI PENUNJUK TABELH2 KEMUDIAN DIISIKAN KE A

9: MOV TABH+1,A ;A DIISIKAN KE TABH+1

10: CLR TR0

11: CJNE R3,#0,LOW ;BANDINGKAN R3 DENGAN 0 TIDAK SAMA KE LOW

12: SETB P3.1

13: MOV TH0,TABH ;TABH DIISIKAN KE TH0

14: MOV TL0,TABH+1 ;TABH+1 DIISIKAN KE TL0

15: MOV R3,#1 ;R3 DIISI 1

16: SETB TR0 ;JALANKAN TIMER

17: SJMP SELESAI

18: LOW:

19: MOV A,R4

20: MOV DPTR,#TABELL1

21: MOVC A,@A+DPTR

22: MOV TABL,A

23: MOV A,R4

24: MOV DPTR,#TABELL2

25: MOVC A,@A+DPTR

26: MOV TABL+1,A

27: CLR P3.1

28: MOV TH0,TABL

29: MOV TL0,TABL+1

30: SETB TR0

31: RET

32: TABELH1 DB $FF,$FF,$FE,$FE,$FE,$FD,$FD,$FC,$FC,$FC

33: TABELH2 DB $FF,$38,$D4,$70,$0C,$A8,$44,$E0,$7C,$19

34: TABELL1 DB $FC,$FC,$FD,$FD,$FE,$FE,$FE,$FF,$FF,$FF

35: TABELL2 DB $19,$E0,$44,$A8,$0C,$70,$D4,$38,$9C,$FF

Penghitungan Kecepatan Putar Kipas

Untuk menghitung kecepatan dari motor maka digunakan rangkaian photo transistor. Prinsip dari photo transistor ini adalah mirip dengan transistor lainnya. Wujud dari rangkaian photo transistor ini dapat dilihat pada gambar 10:


Gambar 10
Rangkaian Photo Transistor Dan 74LS14

Prinsip dari rangkaian ini adalah :

  • Jika antara transistor dan LED dihalangi maka transistor akan off sehingga output dari kolektor akan berlogic high
  • Sebaliknya jika antara transistor dan LED tidak dihalangi maka transistor akan on sehingga outputnya akan berlogic low.

Dengan mengetahui prinsip dari photo transistor ini maka harus dibuat penghalang antara transistor dan LED, pada penghalang itu diberi lobang sedikit. Penghalang itu harus dibuat seporos dengan kipas dc tersebut. Sehingga ketika berputar output dari transistor akan mengalami high dan low. Agar output dari rangkaian ini menjadi lebih akurat maka ditambahkan schmitt trigger (74LS14). Program untuk menghitung kecepatan dapat dilihat sebagai berikut:

Potongan Program 3 : Menghitung kecepatan Putar Kipas

1: LOOP:

2: JB P3.4,*

3: JNB P3.4,*

4: INC COUNT

5: SJMP LOOP

Tampilan-SED1200

Tampilan yang dipakai adalah LCD Epson SED1200. LCD ini digunakan untuk menampilkan kecepatan putaran dari kipas dalam satuan RPS (Rotation per second). LCD Epson SED1200 ini dilengkapi dengan 4 jalur data (DB0…DB3) yang dipakai untuk menampilkan kode ASCII maupun perintah untuk mengatur kerjamya SED1200. Kode ASCII maupun perintah tersebut semuanya merupakan kode 8 bit maka kode-kode itu dikirimkan dua kali, yang pertama dikirimkan adalah 4 bit yang bernilai besar (D4..D7). baru kemudian 4 bit sisanya(D0..D3). Selain dilengkapi dengan jalur data maka LCD Epson SED1200 ini dilengkapi dengan CS,WR, dan A0. A0 digunakan untuk membedakan data yang dikirimkan berupa perintah atau kode ASCII. Jika A0=0 maka data yang dikirimkan adalah perintah untuk mengatur kerja SED1200 sebaliknya jika A0=1 maka data yang dikirim adalah kode ASCII yang ingin ditampilkan.

· Sinyal CS digunakan untuk mengaktifkan proses pengiriman data, selama proses ini berlangsung CS diaktifkan pada level tegangan ‘0’

· Data yang dikirimkan ke SED1200 disiapkan di DB0..DB3, seperti yang telah dibicarakan dipecah menjadi 2 kali pengiriman yaitu pengiriman D4..D7 dan selanjutnya D0..D3.

· Sinyal WR dijadikan sebagai sinyal ’komando’, pengambilan data terjadi pada saat WR berubah dari ‘0’ menjadi ‘1’



Gambar 11

Hubungan SED1200 ke AT89C2051

Pada potongan program 4 ini akan ditunjukkan bagaimana mengendalikan SED1200.

· Subrutin KirimPerintah bekerja pada saat A0=’0’ berarti data yang dikirimkan AT89C2051 ke SED1200 berupa perintah untuk mengatur tata kerja SED1200. Subrutin KirimASCII bekerja pada saat A0=’1’ berarti data yang dikirimkan AT89C2051 sebagai kode ASCII yang akan ditampilkan.

· Selama proses pengiriman data CS diaktifkan pada level tegangan ‘0’.

· Data pada Akumulator A dikirimkan sebanyak dua kali yaitu 4 bit pertama A4..A7 dan 4 bit kedua A0..A3.

· Karena AT89C2051 tidak mempunyai sinyal ALE maka dibuat 16 pulsa clock yang dibutuhkan oleh SED1200

Potongan Program 4 : Mengatur Tampilan LCD

1: ;****DAFTAR PERINTAH PENGATUR SED1200*****

1: RESETSED1200 EQU %00010000

2: TAMPILAN1BARIS EQU %00010010

3: TAMPILAN2BARIS EQU %00010011

4: DISPLAYOFF EQU %00001100

5: DISPLAYON EQU %00001101

6: TANPACURSOR EQU %00001110

7: PAKAICURSOR EQU %00001111

8: GARISBAWAH EQU %00001000

9: BLOK EQU %00001001

10: TIDAKKEDIP EQU %00001010

11: BERKEDIP EQU %00001011

12: CURSORKEKANAN EQU %00000100

13: CURSORKEKIRI EQU %00000101

14: KEBARISSATU EQU %10000000

15: KEBARISDUA EQU %11000000

16:

17: ;****Konfigurasi PIN LCD****

18: WRITE BIT P1.4

19: A0 BIT P1.5

20: CS BIT P1.6

21: CLK BIT P1.7

22: LCD:

23: ACALL SIAPKANSED1200

24: ACALL HAPUSTAMPILAN

25: MOV A,#KEBARISSATU

26: ACALL KIRIMPERINTAH

27: MOV A,R1

28: MOV B,#100

29: DIV AB

30: ADD A,#$30

31: ACALL TAMPILKANHURUF

32: MOV A,B

33: MOV B,#10

34: DIV AB

35: ADD A,#$30

36: ACALL TAMPILKANHURUF

37: MOV A,B

38: ADD A,#$30

39: ACALL TAMPILKANHURUF

40: MOV A,#$52

41: ACALL TAMPILKANHURUF

42: MOV A,#$50

43: ACALL TAMPILKANHURUF

44: MOV A,#$53

45: ACALL TAMPILKANHURUF

46: MOV A,R4

47: ADD A,#$30

48: ACALL TAMPILKANHURUF

49: MOV A,#KEBARISDUA

50: ACALL KIRIMPERINTAH

51: RET

52:

53: ;****MEMPERSIAPKAN TATA KERJA SED1200*****

54: SIAPKANSED1200:

55: SETB Write ;LEVEL TEGANGAN BAKU

56: SETB CLK

57: CLR CS

58: MOV A,#RESETSED1200

59: ACALL KIRIMPERINTAH

60: MOV A,#TAMPILAN2BARIS

61: ACALL KIRIMPERINTAH

62: MOV A,#KEBARISSATU

63: ACALL KIRIMPERINTAH

64: MOV A,#GARISBAWAH

65: ACALL KIRIMPERINTAH

66: MOV A,#PAKAICURSOR

67: ACALL KIRIMPERINTAH

68: MOV A,#BERKEDIP

69: ACALL KIRIMPERINTAH

70: MOV A,#DISPLAYON

71: ACALL KIRIMPERINTAH

72: MOV A,#KEBARISDUA

73: ACALL KIRIMPERINTAH

74: MOV A,#GARISBAWAH

75: ACALL KIRIMPERINTAH

76: MOV A,#PAKAICURSOR

77: ACALL KIRIMPERINTAH

78: MOV A,#BERKEDIP

79: ACALL KIRIMPERINTAH

80: MOV A,#DISPLAYON

81: ACALL KIRIMPERINTAH

82: RET

83:

84: ; ***** Menghapus Tampilan SED1200 *****

85: HapusTampilan:

86: MOV A,#KeBarisSatu ;BARIS SATU DIHAPUS

87: ACALL HapusBaris

88: MOV A,#KEBARISDUA

89: ACALL HAPUSBARIS

90: HapusBaris:

91: ACALL KirimPerintah ;UNTUK PINDAH BARIS

92: MOV R7,#10 ;10 HURUF PER BARIS

93: HapusLagi:

94: MOV A,#' ' ;MENAMPILKAN SPASI

95: ACALL TAMPILKANHURUF ;TAMPILKAN SPASI

96: DJNZ R7,HapusLagi

97: RET

98:

99: ;***** Tampilkan String yang ada di Memori Program *****

100: TAMPILKANHURUF:

101: ACALL KIRIMASCII

102: RET

103:

104: ;*****SUBRUTIN SED1200****

105: KirimPerintah:

106: CLR A0 ; A0=0 : COMMAND MODE

107: SJMP OutByte

108: KirimASCII:

109: SETB A0 ; A0=1 : CHARACTER MODE

110: OutByte:

111: CLR CS

112: PUSH A ; SIMPAN DULU

113: SWAP A ; A0..A3 DAN A4..A7 TUKAR TEMPAT

114: ACALL OutNibble ; OUTPUTKAN A4..A7

115: POP A ; AMBIL KEMBALI SIMPANAN

116: ACALL OutNibble ; OUTPUTKAN A0..A3

117: SETB CS

118:

119: ;***** Membuat 16 pulsa CLK ****

120: MOV R6,#32

121: Buat16CLK:

122: CPL CLK ; CLK DIBALIK, '0'->'1' DAN '1'->'0'

123: DJNZ R6,Buat16CLK ; SEBANYAK 32 KALI

124: RET

125: OutNibble:

126: ANL A,#$0F ; HANYA A.0..A.3 YANG DIPAKAI

127: MOV R6,A ; SIMPAN DULU

128: MOV A,P1 ; AMBIL NILAI YANG SUDAH ADA DI P1

129: ANL A,#$F0 ; PERTAHANKAN NILAI A.4..A.7

130: ORL A,R6 ; GABUNGKAN DENGAN SIMPANAN A.0..A.3

131: MOV P1,A ; SIAPKAN KE SED1200

132: CLR Write ; '0'-KAN DULU KAKI WR SEED1200

133: SETB Write ; DATA DIAMBIL SED1200

134: RET

Materi Yang Dapat Di download :


· Skematik proyek 12VDC Motor Controller dan skematik penerima infra merah dalam format PDF.

Oleh Welly W

FileLock For Sony Ericson

FileLock For Sony Ericsson v 1.0 - 2007

For Java Supported Phones (.jar)



Aplikasi Remote Control

Dalam artikel ini dibahas rangkaian dan cara kerja dari 12V dc motor controller berdasarkan PWM (Pulse Width Modulation.) Motor dikontrol kecepatannya secara remote, menggunakan LCD sebagai sistem tampilan kecepatan.

Kecepatan yang ditampilkan pada LCD dinyatakan dengan satuan RPS (rotation per second). Dipakai remote control buatan Sony yang biasa dipakai untuk TV, tombol volume plus pada remote control Sony digunakan untuk menaikkan kecepatan dari motor dc sedangkan tombol volume minus untuk menurunkan kecepatan.


Gambar 1

Blok Diagram Komponen Penyusun Motor DC

Makalah ini dibagi menjadi 4 bagian yaitu bagian remote control, memutar kipas, menghitung kecepatan serta menampilkan ke LCD.

Remote Control

Pada remote control terdapat dua bagian yang utama yaitu : bagian transmiter dan bagian receiver. Bagian transmitter dalam hal ini menggunakan remote yang sudah jadi, yaitu remote untuk TV. Sedangkan bagian penerimanya dibangun dari dioda infra merah, filter, dan penguat sinyal/amplifier.

Rangkaian Receiver

Untuk dapat mengambil data yang dipancarkan oleh remote maka harus dibuat rangkaian penerima yang terdiri dari op-amp, IC 74LS04 (inverter), multitune variable resistor, IR diode (receiver) dan beberapa komponen penunjang. Rangkaian receivernya dapat dilihat pada gambar 2. Penggunaan dari op-amp ini untuk mengatur penguatan dari sinyal yang diterima oleh IR diode. Sinyal yang diterima oleh IR diode ini akan dimasukkan rangkaian high pass filter (C dan R). Kombinasi nilai dari C dan R ini diperoleh dengan menggunkanan rumus :


Sinyal yang keluar dari rangkaian high pass filter dikuatkan dua kali. Rangkaian penguat 1 adalah non-inverting amplifier dengan menggunakan op-amp LM358. Kemudian output dari rangkaian penguat 1 dikuatkan sekali lagi dengan penguatan non inverting amplifier juga dengan op-amp LM358. Sinyal yang keluar dari rangkaian penguat 2 ini masih mengandung sinyal carrier. Untuk itu sinyal carriernya perlu dihilangkan dengan cara menambahkan rangkaian low pass filter (R dan C).

Penggunaan rangkaian high pass filter dan low pass filter ini untuk membatasi frekuensi yang diterima, sinyal yang berada di bawah 159.23 Hz dan di atas 7.24 kHz tidak dilewatkan. Dengan rangkaian low pass filter tersebut maka sinyal carrier dari remote TV Sony tidak akan dilewatkan Kemudian sinyal itu disempurnakan dengan menambahkan rangkaian comparator dengan mengunakan op-amp tipe LM339. Komparator ini berfungsi jika tegangan yang masuk kurang dari tegangan referensinya maka outputnya akan low sebaliknya jika tegangan yang masuk melebihi tegangan referensi maka outputnya akan high. Output dari LM339 ini akan dimasukkan IC 74LS04 sebagai inverter.


Gambar 2
Rangkaian Receiver Remote

Remote Control TV Sony

Remote Control dibagi menjadi 3 menurut jenis pengkodeannya :

1. Pulses coded

Jenis ini mengatur panjang pulsanya, sehingga pulsanya divariasi untuk menunjukkan data itu berlogic high atau low. Yang dijadikan variasi adalah pulsa highnya. Metode ini dipakai oleh remote Sony.


Gambar 3
Pulses Coded


2.
Space coded

Metode ini juga mengatur panjang pulsanya untuk menunjukkan data tersebut berlogic low atau high. Tetapi yang diatur adalah lebar pulsa lownya. Jenis ini diterapkan oleh remote Panasonic


Gambar 4
Space Coded

1. Shift coded

Metode ini yang paling berbeda diantara kedua metode di atas. Metode ini menggunakan prinsip perbedaan fase untuk menunjukkan data yang dikirim berlogic low atau high. Metode pengiriman data ini diterapkan oleh remote Philips.


Gambar 5
Shift Coded

Penggunaan infra red sangat bagus dalam komunikasi dan kontrol suatu sistem. Infra red adalah frekuensi radiasi yang bekerja di bawah tingkat sensitivitas mata manusia. Jadi manusia tidak dapat melihat sinar tersebut. Gambaran sinyal yang dikirimkan oleh transmitter dan diterima oleh IR demodulator dapat dilihat pada gambar 3 sebagai contoh yang dikirimkan adalah header:



Gambar 6

Hubungan Antara Sinyal TX dan RX

Jika transmitter mengirimkan sinyal on dan off maka pada receiver juga menerima sinyal on dan off. Tetapi receiver hanya mendeteksi ada carrier atau tidak. Jika ada data carrier maka pulsa yang dikirimkan adalah high sebaliknya jika tidak ada carrier maka pulsa yang dikirimkan adalah low. Sinyal carrier sebesar 40 kHz yang diterima oleh receiver akan hilang, karena pada receiver sudah dibatasi dengan menggunakan rangkaian high pass filter dan low pass filter, frekuensi yang kurang dari 159.23 Hz dan lebih dari 7.24 kHz tidak dilewatkan. Sedangkan sinyal informasi sebesar 4T=2200ms (454.54 Hz) akan diterima begitu juga pulsa lownya sebesar 1T=550ms (1.82 kHz) akan diterima untuk diolah sebagai data header. Salah satu contoh aplikasi dari penggunaan infra red adalah pada TV/VCR remote control. Infra red ini bekerja pada range frekuensi antara 30-60 kHz.

Bersambung

Sensible Sudoku


Sudoku (数独 sūdoku), juga dikenal sebagai Number Place atau Nanpure, adalah sejenis teka-teki logika. Tujuannya adalah untuk mengisikan angka-angka dari 1 sampai 9 ke dalam jaring-jaring 9×9 yang terdiri dari 9 kotak 3×3 tanpa ada angka yang berulang di satu baris, kolom atau kotak.

Nama "Sudoku" adalah singkatan bahasa Jepang dari "Suuji wa dokushin ni kagiru" (数字は独身に限る), artinya "angka-angkanya harus tetap tunggal". (Wikipedia)


Sudah bisa bermain sudoku, coba yang satu ini.



Apabila Anda Belum Tahu Peraturan Bermain Sudoku, click disini.

Monday, July 9, 2007

300 Games At Phone


Mungkin kamu masih ingat film ini maret yang lalu.
300 secara garis besar menceritakan peperangan antara bangsa Sparta dan bangsa Persia, yang dikenal dengan Perang Thermopylae.


CAPCOM SNK 2




1st Operation Condition Zero


For: Nokia 3230, 3510i, 3560, 3595, 8910i, 2650, 3100, 3120, 3200, 3300, 6100, 6220, 6610, 6800, 6810, 7210,7250,7600, 3600, 3620, 3650, 3660, 7650, Nokia 6260, 6620, 6630, 6670, 7610, N70, N90
Sony Ericsson T610, T630, T637, Z600, K600i, V800, Z800, Z1010, K700, K700i
Siemens S55, SL55, M55, MC60, C60
Samsung E100, E700, E800, X100, X426, X600
Sagem myC-5-2, myV-55, myV-65, myV-75, myX-5-2, myX-7
Sharp GX20, GX22, GX30, GX32, Sharp GX10



New Java Games




Eon The Dragon 3



Break Point Foofa Jumpa