Searching

Belum menemukan yang Anda cari, mungkin kata kunci Anda kurang tepat atau masih salah. Coba masukkan lagi kata kunci Anda yang baru pada fasilitas searching di Blog ini untuk lebih lengkap, search in database this blog :

Perhatian

Untuk tampilan gambar yang lebih jelas, Anda dapat klik langsung pada gambar yang ada. Selamat menjelajah !
More Read :

Monday, April 16, 2007

Audiometer


;=======================================================
; AUDIOMETER BERBASIS MIKROKONTROLER 89S51
;

;=======================================================

;Audiometer merupakan instrument yang digunakan untuk diagnosa ambang pendengaran manusia

;dengan mememberikan beberapa frekuensi audio tertentu dan tingkat intensitas tertentu pula

;Sinyal dibangkitkan dari generator sinus dan dipilih dengan menggunakan multiplexer 4051

;Amplitudo atau intensitas bunyi dapat diatur melalui DAC. Dengan mengumpankan sinyal audio

;ke Tegangan Reverensi dari DAC, sehingga output dapat diatur dengan ketelitian Vref/255

;=============================================================

; Prosedure Audiometri

;1. Headphone dipasang pada pasien yang akan didiagnosa ambang pendengarannya

;2. Pasien memegang tombol saklar yang harus ditekan bila mendengar suara dari audiometer

;3. Pada saat awal audiometer mengeluarkan sinyal dengan frekuensi paling rendah,125 Hz

; dengan amplitudo paling rendah 10 dB pada saat ini bila pasien tidak mendengarkan maka

; audiometer akan meningkatkan amplitudo ketingkat yang lebih tinggi secara automatik

;4. Bila pada amplitudo yang paling tinggi pasien tidak mendengar, maka audiometer akan

; menaikkan ke frekuensi yang lebih tinggi yaitu 250 Hz dengan amplitudo yang paling

; rendah

;5. Bila pasien mendengan maka pasien harus menekan tombol

;6. Bila ada penekanan tombol maka audiometer akan menaikkan ke tingkat frekuensi yang

; lebih tinggi lagi

;===============================================================

; Prosedur Program Audiometer berbasis Mikrokontroler 89s51

;1. Tampilan awal akan memunculkan form isian Nama pasien dan Tanggal sekarang pada layar

; LCD Character, yang dapat diinputkan melalui keyboard

;2. Setelah data-data diisikan maka sistem akan menunggu penekanan tombol Enter keyboard

; bila tombol enter ditekan maka sistem akan mulai mengerjakan prosedure audiometri

;3. Melalui multiplexer 4051 maka dipilih frekuensi yang paling rendah, 125 Hz dan dengan

; mengeluarkan data pada DAC maka akan dikeluarkan sinyal dengan frekuensi dan amplitudo

; tertentu.

;4. Melalui sistem interupsi timer 0, dengan mode 16 bit maka sinyal yang dioutputkan

; tersebut dapat diatur agar menaikkan amplitudo untuk setiap 10 detik:

; 0.05 x 200 = 10 detik bila pasien tidak menekan tombol, bila 10 amplitudo pasien

; tetap tidak mendengarkan bunyi maka secara automatik frekuensi dinaikkan ke tingkat

; yang lebih tinggi dan kembali pada amplitudo yang paling rendah

;5. Dengan memanfaatkan sistem interupsi eksternal 0, maka kita dapat melakukan interupsi

; agar dapat dilayani sistem bila pasien mulai mendengarkan suara

;6. Bila pasien mendengar maka akan menekan tombol sehingga akan terjadi proses penyimpanan

; data dB dan Frekuensi pada saat tersebut

;7. Bila proses telah selesai maka sistem akan membuka kembali data-data yang pernah

; tersimpan untuk dilakukan proses penyimpanan data

;================================================================

; POKOK-POKOK BAHASAN LISTING PROGRAM

;1. Interfacing Keyboard dengan Mikrokontroler

;2. Interfacing Printer dengan Mikrokontroler

;3. Interfacing LCD Character dengan Mikrokontroler

;4. Penerapan sistem interupsi timer dan interupsi eksternal

;5. Penerapan instruksi mov @R0,DataADC proses penyimpanan dan buka data pada RAM internal

;===================================================================

; KEMUNGKINAN MODIFIKASI

;1. Menggunakan generator sinus dari single IC agar dapat dibangkitkan frekuensi dan

; amplitudo yang lebih banyak atau bervariasi untuk mempertajam diagnosa

;2. Bila memungkinkan dapat menggunakan RAM Eksternal untuk proses penyimpanan data pasien

; yang lebih lengkap, selain nama dan tanggal(Alamat, Jenis Kelamin, Usia,Kanan atau Kiri).

;3. Modifikasi output ambang pendengaran pada tampilan LCD Graphic

;R0 = digunakan untuk Transfer data Frequency
;R1 = dugunakan untuk Transfer data Decibel
;R2 = Counter Down pada Convert Data DB dan Frequency
MUX equ P0 ;
DAC_Prnt equ P2 ;
tombol bit P3.2 ; INT0 = interupsi dari tombol pasien
DataFreq equ 30h
DataDb equ 31h
Count200 equ 32h
CounterDFreq equ 36h
CounterDDB equ 37h
;40h s/d 4fh untuk penyimpanan data Frequency
;50h s/d 5fh untuk penyimpanan data Decibel
;
org 00h
sjmp Start
org 03h ; alamat interupsi eksternal 0
ljmp Xternal_Interupsi_0; lompat ke rutin interupsi eksternal INT0
reti
org 0bh ; alamat interupsi timer 0
ljmp Timer_Interupsi_0 ; lompat ke rutin interupsi timer 0 TF0
org 13h
reti
org 23h
reti
;
Start: call init_DataF_DB
call Init_Interupsi_Xternal_Timer; Panggil Inisialisasi interupsi
Setb TR0
;
mov DataFreq,#0
mov CounterDFreq,#40h
mov CounterDDB,#50h
;
Clr A
mov DPTR,#DataDecibel
Movc A,@A+DPTR
Mov DataDB,A
;
;Perhatian!! bahwa program akan bersarang pada dua instruksi dibawah ini
;Tanda tanya besar. Kapan DataFreq atau DataDb berubah ?
;DataFreq atau decibel akan berubah bila bila kita memberikan interupsi
;yang dilakukan secara eksternal dengan memberikan nol pada INT0
;atau secara automatik interupsi dibangkitkan melalui Timer 0
;Dan rutin utama ini berjalan setelah menunggu tombol enter
;
Forever:

mov MUX,DataFreq ; Port yang terkoneksi ke Multiplexer 4051
mov DAC_Prnt,DataDb ; Port yang terkoneksi ke DAC
sjmp Forever ; Program akan terus menerus bersarang pada rutin ini
;
Xternal_Interupsi_0:
jnb P3.2,$
call Simpan_DataDBdanDataFreq
Mov Count200,#20 ;Bila terjadi interupsi Xternal, Counter Down Timer di Reset
call Inc_Freq ;Memanggil subrutin increment Frequency
reti
;
Inc_DB_Fr_Xternal:
Clr A
inc DPTR ;Increment ROM Address Data Decibel
movc A,@A+DPTR ;Memanggil data yang ada di ROM
cjne A,#'S',SendDb ;Deteksi apakah DB dalam batas akhir dengan Karakter 'S'
call inc_Freq ;Bila Ya maka akan memanggil subrutine Increment Frequency
SendDb: mov DataDB,A
ret
;
Inc_Freq:inc DataFreq ;Increment dataFreq terjadi bila DataDb telah mencapai batas
mov A,DataFreq ;maks
cjne A,#7,GO_Inc ;Mendeteksi apakah pemilihan frekuensi sudah batas maks
Clr TR0 ;Kalau Ya Sistem akan dimatikan
Clr EA ;Matikan Seluruh Interupsi, Timer dan Eksternal interupsi
acall PrintAll
quit: sjmp quit
GO_Inc: clr A ;Bila Frequency belum maksimal maka Reset Data Decibel
mov DPTR,#DataDecibel ;ke kondisi paling rendah
movc A,@A+DPTR
mov DataDB,A
ret
;
Timer_Interupsi_0: ;Interupsi ini akan terjadi setiap 0.05s dan harus diisi ulang
mov tl0,#0afh ;dengan data 3CAFh ke TL0 dan TH0 agar menghasilkan interupsi
mov th0,#03ch ;pada TF0 setiap 0.05 detik. Dari mana data ini ?
djnz Count200,EndIntr ;Counter down = 200 x 0.05s = 10 detik
mov Count200,#20 ;Bila interupsi eksternal tidak terjadi, maka DataDB atau
call Inc_DB_Fr_Xternal ;dan DataFreq akan di increment setiap 10 detik
EndIntr:
reti
;
Init_interupsi_XTernal_Timer:
mov R0,#40h
mov R1,#50h
mov Count200,#200 ; Inisialisasi untuk counter down 10 detik
mov tl0,#0afh
mov th0,#03ch
mov TMOD,#00000001b ; mode 1 timer 0 16 bit
setb ET0 ; Enable timer 0 interupsi
;
Setb IT0 ;Pengaktivan transisi negatif INterupsi Xternal 0
Setb EX0 ;Pengaktivan interupsi eksternal 0
Setb EA ; Master Enable All Interupsi
Setb PX0 ; Prioritas Utama Interupsi ada pada Eksternal Interupsi
ret
;
Simpan_DataDBdanDataFreq:
mov R0,CounterDFreq
mov R1,CounterDDB
mov @R0,DataFreq ; data akan disimpan pada alamat awal isi dari R0
mov @R1,DataDb ; data akan disimpan pada alamat awal isi dari R1
inc CounterDFreq ; increment Address RAM untuk Frequency
inc CounterDDB ;increment Address RAM untuk Frequency
ret
;
end

1 comment:

Anonymous said...

1.apakah pada listing program ini tidak diuraikan cara pengaturan:
-interfacing keyboard dengan mikrokontroller.
-interfacing printer dengan mikrokontroller.
-interfacing LCD character dengan mikrokontroler.
2.Saya tertarik dengan kemungkinan modifikasi yang anda sarankan?bagaimana caranya?
3.Mengapa rangkaian audiometer ini tampak lebih sederhana daripada audiometer konvensional? prinsip dan analisa apa yang dipakai?

Disclaimer


Blog ini tidak bertanggung jawab atas kesalahan atas program yang Anda download ataupun sesuatu hal yang berhubungan dengan materi-materi yang ada. Terima kasih atas saran dan kritik yang membangun. Non profit blog. Untuk lebih lanjut hub Webmaster di : agencs@yahoo.com


"All Links In This Blog Is Temporary Link"

NO SPAM AND VIOLATED CONTENT

Generated®


Banner IP Browser

Lihat gambar di bawah ini, ingin punya yang seperti ini juga. Anda bisa pasang banner ini di blog Anda atau posting Anda. Bisa deteksi IP Adress, Browser.

Tulis code ini di footer blog kamu atau posting kamu. Copy (CTRL+C) Paste (CTRL+V) at this script.
Coba Deh, Kuueereeen lho ....
 


Creative Commons License
Powered by Blogger | Created and Maintained by Generated
Blogger Beta Template by GeckoandFly and Blogcrowds | Design by Andreas Viklund
This workis licensed under a Creative Commons Attribution-Noncommercial-Share Alike 2.5 Malaysia License.
Best viewed in Firefox 1.5+ at 1024x768 or higher resolution
Copyright 2007 Content by BIZON network
Hosting Reseller Reviews cydots.com - Free Domains!